Nasional . 23/10/2026, 13:05 WIB
fin.co.id - Kementerian Agama dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan melibatkan tokoh agama, kreator konten, dan jaringan akun media dalam program Dakwah Digital.
Kolaborasi ini ditujukan agar pesan kebaikan dari pesantren menjangkau masyarakat lebih luas melalui media sosial.
Dirjen Pesantren Kemenag Basnang Said mengatakan, kerjasama tersebut adalah bagian dari transformasi digital pesantren. Salah satunya untuk membawa kebaikan menyentuh masyarakat yang lebih luas.
“Selama ini pengetahuan agama yang dipelajari para santri hanya beredar di dalam pondok pesantren. Untuk ngaji, harus hadir secara fisik. Padahal, banyak orang yang bisa disentuh jika pengajian tersebut bisa diakses secara digital,” kata Basnang.
Wakil Ketua Umum PBNU Irfan Asy’ari Sudirman Wahid atau Gus Ipang Wahid menyebut program tersebut menuai dukungan dari sejumlah tokoh dan konten kreator. Di antaranya Habib Husein Ja’far, Atta Halilintar, Putra Siregar, Willie Salim, dan Aldi Taher.
Selain figur publik, akun-akun media yang berafiliasi dengan NU juga ingin terlibat. Ipang, yang merupakan wakil ketua umum bidang media dan digital di PBNU, ingin menghimpun dukungan tersebut untuk membantu pelaksanaan program.
Keterlibatan konten kreator menjadi bagian dari kerja sama Kemenag–PBNU untuk membawa pesan dari pesantren kepada pengguna media sosial. Dalam penyampaiannya, Ipang ingin dakwah menggunakan bahasa yang dapat diterima masyarakat dari berbagai latar belakang.
“Kami ingin menurunkan bahasa dakwah menjadi sesuatu yang lebih universal, yaitu kata kebaikan,” ujarnya.
Menurut Ipang, banyaknya pihak yang ingin membantu menjadi modal untuk memperluas jangkauan program. Kerja sama ini juga terbuka bagi mereka yang berada di luar lingkungan NU.
“Ini bukan permasalahan untuk NU atau bukan NU, bukan. Ini untuk kebaikan yang universal. Jadi, bagaimana membawa kesejukan di ranah media sosial bagi semuanya,” katanya.
Dakwah Digital merupakan satu dari tiga program yang akan dijalankan melalui kolaborasi Kemenag dengan PBNU. Dua program lainnya adalah Pesantren Adaptif dan Mandiri serta Santri 5.0, yang mencakup pengenalan teknologi, penguatan kemandirian ekonomi pesantren, dan pembekalan keterampilan santri.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id