Ragam . 19/10/2026, 10:09 WIB

Tugas Danantara Ciptakan Ketahanan Pangan Untuk 290 Juta Jiwa Rakyat Indonesia

Penulis : AdminFIN
Editor : AdminFIN

Pendanaan bagi ketahanan sistem pangan

Kebutuhan untuk meningkatkan skala solusi sistem pangan—dari sekadar proyek percontohan menjadi portofolio yang lebih luas—muncul pada saat yang krusial. Berbagai guncangan ekstrem tengah menyingkap kerentanan sistem pangan, baik akibat konflik, rezim perdagangan baru, maupun cuaca ekstrem.

Dari Dalian hingga London, para pemimpin bertemu untuk merumuskan langkah-langkah dalam mendorong perubahan. Pihak-pihak yang turut membangun jalur-jalur ini tidak hanya akan mendukung terciptanya sistem pangan yang lebih tangguh dan berkelanjutan, tetapi juga akan mengamankan keunggulan jangka panjang serta berperan membentuk generasi baru pendanaan transisi.

Pada bulan Juni 2026—saat diskusi dalam London Climate Action Week berfokus pada mobilisasi modal swasta dan peningkatan skala solusi iklim, serta saat para pemimpin berkumpul dalam Annual Meeting of the New Champions untuk menjajaki penggerak baru bagi pertumbuhan, inovasi, dan ketahanan—sistem pangan muncul sebagai ranah krusial bagi inovasi dan investasi.

Koordinasi yang lebih erat antara perusahaan, lembaga keuangan, pemerintah, dan petani sangatlah penting untuk menciptakan jalur transisi yang layak investasi. Pihak-pihak yang turut membangun jalur-jalur ini akan mendukung sistem pangan yang lebih tangguh dan berkelanjutan, sekaligus membentuk generasi baru pendanaan transisi iklim.

Portofolio Danantara Di Sektor Pangan

sektor pangan ini adalah sektor yang pasti dengan bertumbuhnya perekonomian apalagi penduduk Indonesia yang mencapai lebih kurang 290 juta, penduduk di Asia Tenggara yang hampir mencapai 800 juta dengan tingkat konsumsi protein di mana Indonesia pada saat ini masih memiliki tingkat konsumsi protein kurang lebih 40% di bawah rata-rata konsumsi protein di negara-negara yang sudah berkembang, dengan adanya target pertumbuhan ekonomi 8%, pertumbuhan penduduk dan juga peningkatan daripada konsumsi protein per penduduknya sendiri, maka akan meningkatkan permintaan terhadap bahan makanan. dengan adanya kondisi geopolitik yang ada ini kan juga akan sangat berpengaruh terhadap bagaimana supply chain terhadap bahan pangan ini menjadi satu hal yang betul-betul menjadi hal yang sangat strategis,

Danantara akan memberikan dukungan penuh dalam pembiayaan, pengawasan, serta evaluasi agar program hilirisasi berjalan efektif dan memberikan dampak signifikan bagi petani dan pelaku usaha lokal. Menurut dia, seluruh rencana hilirisasi telah diidentifikasi dan dibagi kepada BUMN maupun badan yang berkompeten agar target dan perencanaan yang telah disusun dapat terlaksana secara cepat dan terukur.

Dan Danantara telah menyepakati bersama Kementerian Pertanian untuk investasi hilirisasi pertanian, perkebunan, hortikultura hingga peternakan senilai Rp371 triliun demi membentuk kedaulatan pangan Indonesia.

Dampak hilirisasi pertanian berdampak luas dibanding sektor mineral, karena sektor ini mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan memperkuat perekonomian masyarakat di pedesaan. "Hilirisasi di bidang perkebunan, pertanian dan peternakan, mungkin dibandingkan dari segi investasinya di satu industri ini mungkin lebih banyak di mineral. Tetapi justru dari penciptaan lapangan pekerjaannya itu jauh lebih tinggi.

Jauh lebih tinggi penciptaan lapangan pekerjaan di hilirisasi pertanian dan Perkebunan

Seperti halnya hilirisasi komoditas kelapa sebagai salah satu fokus utama, mengingat Indonesia merupakan produsen kelapa terbesar dunia yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tinggi. Program hilirisasi ini, lanjutnya, akan dilaksanakan secara masif dan terintegrasi agar manfaat ekonomi dapat dirasakan oleh petani kecil, pelaku UMKM, hingga industri pengolahan dalam negeri.

Dengan adanya dengan dukungan kebijakan Presiden Prabowo Subianto percepatan hilirisasi pertanian mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing nasional menuju kemandirian pangan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Berbagai Portofolio dan inisiatif Badan Pengelola Investasi (BPI Danantara) di sektor pangan berfokus pada penguatan ketahanan nasional, swasembada protein, dan rantai pasok global diantaranya

1.Bisnis Daging Global (JBS Group): Danantara menggelontorkan investasi senilai Rp44,75 triliun (atau sekitar 2,5 miliar dolar AS) melalui perusahaan patungan dengan raksasa pengolahan daging JBS Group asal Brasil. Danantara memegang 25% saham untuk mengelola bisnis JBS di Australia dan Selandia Baru guna mengamankan akses protein daging sapi ke pasar Asia dan Indonesia

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id