Lifestyle . 10/10/2026, 23:09 WIB

Mondelēz Indonesia Libatkan Siswa Jadi Duta Peduli Lingkungan

Penulis : Mihardi
Editor : Mihardi

fin.co.id – Mondelēz Indonesia memperluas gerakan edukasi pengelolaan sampah plastik melalui program #BijakPlastikSejakDini dengan melibatkan siswa sekolah dasar sebagai duta lingkungan. Memasuki tahun keenam pelaksanaannya, program ini mendorong anak-anak tidak hanya memahami cara mengelola sampah, tetapi juga mengajak teman sebaya menerapkan kebiasaan ramah lingkungan.

Pengembangan peran tersebut ditandai dengan penyelenggaraan workshop bertajuk “Membangun Generasi Peduli Lingkungan yang Aktif dan Inspiratif melalui Duta #BijakPlastikSejakDini”. Pada tahun ini, program juga memperluas jangkauannya dengan menggandeng empat sekolah baru, yakni dua sekolah di Padang, Sumatera Barat, serta dua sekolah di Jakarta.

Direktur Sekolah Dasar Direktorat Jenderal PAUD Dikdas PNFI Kemendikdasmen, Moch. Salim Somad, yang diwakili Pembina Tim Kerja Pembinaan Peserta Didik Direktorat Sekolah Dasar, Minhajul Ngabidin, menilai pembentukan kebiasaan peduli lingkungan sejak dini berperan dalam membangun karakter anak.

“Hal ini sejalan dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, khususnya Pilar Bermasyarakat, yang mendorong anak untuk berkontribusi positif di lingkungan sekitarnya. Kami mengapresiasi pengembangan Duta #BijakPlastikSejakDini yang memberikan ruang bagi anak untuk belajar, menjadi contoh, dan mengajak teman sebaya menerapkan kebiasaan positif. Peran seperti ini penting untuk membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang peduli dan mampu memberikan pengaruh positif di lingkungannya,” ujar Moch. Salim Somad.

Dukungan terhadap edukasi pengelolaan sampah di lingkungan sekolah juga disampaikan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH). Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular, Agus Rusly, menekankan bahwa pemahaman mengenai sampah perlu diikuti praktik pengelolaan yang tepat.

“Pengelolaan sampah tidak berhenti pada pemilahan, tetapi perlu diikuti dengan pemahaman mengenai jenis dan karakteristik sampah yang dihasilkan. Kami mengapresiasi inisiatif #BijakPlastikSejakDini sebagai upaya yang mendorong penerapan pengelolaan sampah sejak dini. Inisiatif ini juga menunjukkan komitmen Mondelēz Indonesia dalam menjalankan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen,” jelas Agus Rusly.

Country Head of Corporate and Government Affairs Mondelēz Indonesia, Marfusita Hamburgiwati, mengatakan penunjukan duta lingkungan merupakan pengembangan dari program yang telah berjalan sejak 2021. Melalui langkah tersebut, perusahaan ingin memberi kesempatan kepada siswa untuk berperan aktif dalam menyebarkan kebiasaan bijak mengelola sampah plastik.

“Sejak 2021, #BijakPlastikSejakDini terus kami kembangkan untuk mendukung anak-anak mengenal dan membiasakan perilaku bijak dalam mengelola sampah plastik. Tahun ini, kami ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi anak untuk mengambil peran aktif melalui Duta #BijakPlastikSejakDini. Kami percaya, ketika anak diberikan kesempatan untuk menjadi contoh dan mengajak teman-temannya, kebiasaan baik dapat tumbuh menjadi gerakan bersama yang lebih berdampak baik untuk lingkungan sekitarnya,” ujar Marfusita.

Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup KLH/BPLH, Lu'lu' Agustina, turut menyoroti pentingnya dukungan sekolah dalam membangun perilaku peduli lingkungan. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membentuk budaya sekolah yang mendukung pengurangan sampah.

“Kepedulian lingkungan perlu dibangun melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Praktik seperti bank sampah, pemilahan sampah, dan pengurangan penggunaan plastik dapat menjadi bagian dari budaya sekolah sekaligus mendukung upaya menuju Sekolah Adiwiyata. Di dalamnya, Duta #BijakPlastikSejakDini dapat berperan sebagai contoh dan membantu mengajak teman sebaya untuk menerapkan kebiasaan tersebut,” ujar Lu'lu' Agustina.

Kumpulkan 50,2 Ton Sampah Plastik

Program #BijakPlastikSejakDini menerapkan konsep bank sampah di lingkungan sekolah melalui kegiatan edukasi, lokakarya, kompetisi, serta kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

Hingga Juni 2026, program tersebut telah menjangkau 23 sekolah binaan dengan melibatkan lebih dari 5.700 siswa. Sepanjang periode 2021 hingga Juni 2026, peserta program berhasil mengumpulkan 50,2 ton sampah plastik dan 116 ton sampah kemasan dari berbagai jenis.

Sejak 2023, program ini juga menjadi mitra resmi Gerakan Sekolah Sehat (GSS) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kolaborasi tersebut mendukung keterlibatan sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menanamkan kebiasaan positif kepada anak sejak dini.

Dalam pelaksanaan workshop tahun ini, peserta mengikuti sejumlah kegiatan edukatif dan interaktif, mulai dari pengukuhan Duta #BijakPlastikSejakDini, berbagi pengalaman, refleksi, hingga pemberian apresiasi.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id