Internasional . 08/10/2026, 06:03 WIB
fin.co.id - Sebanyak 20 anggota National Youth Service Corps (NYSC) Nigeria yang menjadi korban penculikan akhirnya berhasil diselamatkan setelah enam hari berada dalam penyanderaan kelompok bersenjata.
Puluhan korban tersebut diculik ketika dua bus yang mereka tumpangi dihentikan oleh sejumlah pria bersenjata di Negara Bagian Imo, Nigeria bagian tenggara.
Dilansir AFP, Kamis 8 Oktober 2026, para korban merupakan peserta program pengabdian nasional NYSC yang diikuti lulusan universitas Nigeria selama satu tahun. Mereka diketahui sedang melakukan perjalanan dari Ibadan, ibu kota Negara Bagian Oyo, menuju wilayah lain.
Kepolisian Negara Bagian Imo menyebut kedua bus tersebut dihentikan oleh kelompok bersenjata yang identitasnya belum diketahui pada Kamis 1 Oktober 2026 dini hari.
Penyergapan terjadi di sebuah ruas jalan yang berada di sekitar Kota Umunoha. Setelah para penumpang diculik, aparat kepolisian kemudian melakukan operasi pencarian untuk menemukan keberadaan mereka.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil enam hari kemudian. Polisi menemukan seluruh korban di Desa Amakohia Ubi, Negara Bagian Imo, pada 7 Oktober 2026.
"Para korban diselamatkan pada 7 Oktober 2026 di Desa Amakohia Ubi, Negara Bagian Imo, setelah operasi pencarian dan penyelamatan dilakukan secara intensif," kata juru bicara kepolisian Ani Iniedu dalam sebuah pernyataan.
Setelah berhasil dibebaskan, seluruh korban langsung dibawa untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan perawatan.
"Mereka kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan medis dan mendapatkan perawatan yang diperlukan," katanya.
Kepolisian Imo masih melanjutkan penyelidikan terkait kasus tersebut. Aparat juga berupaya mengidentifikasi serta menangkap para pelaku yang melakukan penculikan.
Kasus penculikan untuk mendapatkan uang tebusan masih menjadi persoalan serius di Nigeria. Aksi tersebut dilakukan oleh berbagai kelompok, mulai dari jaringan kriminal, kelompok bersenjata hingga kelompok jihad.
Aktivitas penculikan bahkan telah berkembang menjadi bisnis bernilai jutaan dolar di negara dengan populasi terbesar di Afrika tersebut. Meski demikian, sebagian besar aksi kekerasan dan penculikan selama ini lebih banyak terjadi di wilayah utara Nigeria.
Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah tenggara Nigeria juga menghadapi peningkatan aksi kekerasan. Selain penculikan, sejumlah serangan mematikan terhadap pos pemeriksaan keamanan turut terjadi di kawasan tersebut.
Situasi keamanan di wilayah tenggara juga berkaitan dengan aktivitas kelompok separatis yang terus mendorong terbentuknya negara merdeka di kawasan tersebut. *
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id