Bahlil Bahlil
Kabinet kita yang gendut kian tambun saja: ada nomenklatur baru di reshuffle kabinet Merah Putih kemarin. Dibentuk kemenko baru: hilirisasi dan transisi energi. Ada pula tambahan wakil menteri di banyak kementerian.
Memang persoalan gas sekarang ini rumit sekali. Industri sudah banyak yang tergantung pada gas. Tapi banyak industri tidak mendapat kepastian pasokan gas. Termasuk kepastian harga. Industri di Jawa Barat yang paling menderita soal gas ini.
Mungkinkah Presiden Prabowo akan memaksakan seluruh batu bara Indonesia diolah jadi gas? Apakah itu yang menyebabkan Agus Gumiwang diganti? Atau itu skenario Bahlil saja: untuk konsolidasi Golkar?
Secara politik reshuffle ini banyak dihubungkan Jokowi. Secara ekonomi dihubungkan ke Bahlil. (Dahlan Iskan)