Durian Jonathan
Medan. Saya hanya punya waktu me time dua jam di Medan Rabu sore lalu. Yakni setelah tampil di depan 500 lebih nasabah Bank Permata di sana. Pilihan untuk memanfaatkannya hanya dua: ke Ucok atau ke Si Bolang --dua-duanya restoran khusus durian.
Saya menganggap keluarga Jonathan adalah pahlawan Medan --bahkan Indonesia. Pabrik apa pun di Indonesia biasanya buatan luar negeri. Tapi khusus PKS yang terbanyak adalah buatan Medan. Mulai dari Aceh sampai Papua --sudah ada satu PKS di Papua.
Ada lebih 1000 pabrik kelapa sawit di seluruh Indonesia. Lebih dari separonya buatan Medan. Buatan Jonathan. Buatan Tiongkok pun kalah. Apalagi buatan Malaysia. Baru di PKS kita bisa jadi tuan rumah di negara sendiri.
Kini Jonathan sudah dipercaya sepenuhnya mengendalikan perusahaan. Ayahnya masih rajin ke kantor tapi hanya sebagai penasihat.
Perusahaan itu sendiri didirikan oleh kakeknya. Lalu dikembangkan oleh ayahnya.”Kakek saya orang hebat. Juga bapak saya. Kakek tidak sekolah tapi menguasai permesinan," ujar Jonathan. Sang kakek juga berwawasan jauh. Anak-anaknya, termasuk ayah Jonathan, disekolahkan di Amerika. Perusahaan itu pun kokoh sampai generasi cucu seperti Jonathan.
Di Medan ternyata saya tidak hanya menemukan durian. Di Medan saya juga menemukan pahlawan ekonomi Indonesia. (Dahlan Iskan)
Berita Terkait
Durian Jonathan
Debat Muktamar