Kesehatan . 14/09/2026, 16:55 WIB
Kasus Jones bukan satu-satunya. Lebih dari 40 pasien dilaporkan mengambil tindakan hukum terhadap University Hospitals Coventry and Warwickshire NHS Trust atau UHCW. Mereka menduga telah menerima pengobatan kanker yang terlalu lama atau sebenarnya tidak diperlukan.
Laporan awal tinjauan Royal College of Physicians terhadap kasus-kasus terkait menemukan adanya persoalan serius. Dari 20 kasus yang ditinjau, sebanyak 15 dinilai tidak memuaskan secara keseluruhan.
Tinjauan itu juga menyebut pasien di rumah sakit tersebut rutin menerima temozolomide dalam jangka panjang dengan sedikit atau bahkan tanpa bukti manfaat yang memadai. Tim peninjau mempertanyakan mengapa penggunaan obat oral secara terus-menerus selama 10 hingga 15 tahun tidak memperoleh pengawasan lebih ketat.
Pada sejumlah pasien lain, penggunaan kemoterapi yang berkepanjangan disebut telah dikaitkan dengan dampak medis berat. Ada pasien yang meyakini obat tersebut membuatnya mengalami infertilitas, sementara pasien lain dilaporkan menderita leukemia setelah menjalani 100 siklus kemoterapi yang diduga tidak diperlukan.
Kasus ini menyoroti pentingnya evaluasi diagnosis secara berkala, terutama ketika pasien menerima terapi berisiko tinggi dalam waktu panjang. Kemoterapi memang dapat menjadi pengobatan penting dan menyelamatkan nyawa bagi banyak pasien kanker, tetapi penggunaannya harus didasarkan pada diagnosis yang kuat, pemantauan ketat, serta pertimbangan manfaat dan risiko yang jelas.
UHCW menyatakan seluruh pasien yang terdampak telah ditinjau oleh dokter senior dan menerima rencana perawatan yang sesuai. Pihak rumah sakit juga menyebut telah menerapkan langkah-langkah untuk memperkuat pengawasan dalam peresepan serta penggunaan temozolomide.
Bagi Jones, dampak kesalahan itu tidak hanya berkaitan dengan efek fisik. Ia kehilangan banyak kesempatan selama masa dewasa mudanya karena hidup dalam keyakinan bahwa waktunya terbatas.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa komunikasi terbuka, pemeriksaan multidisiplin, dan keberanian mempertanyakan keputusan medis merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan pasien.
Kemoterapi adalah terapi penting dalam penanganan kanker, tetapi kasus Becky Jones memperlihatkan konsekuensi besar ketika diagnosis dan pengawasan pengobatan tidak berjalan semestinya. Evaluasi berbasis bukti, peninjauan ulang hasil pemeriksaan, serta keterlibatan beberapa spesialis sangat penting agar pasien memperoleh terapi yang tepat dan terhindar dari dampak pengobatan yang tidak diperlukan.
Referensi
BBC News — I Had 11 Years of Chemotherapy for a Cancer I Didn’t Have
Kata kunci: kemoterapi, kanker otak, salah diagnosis, temozolomide, rumah sakit Inggris, perempuan jalani kemoterapi 11 tahun, kanker yang tak pernah ada, salah diagnosis kanker otak, pasien gugat rumah sakit Inggris, efek samping kemoterapi berkepanjangan
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id