Ragam . 14/09/2026, 19:01 WIB

Indonesia Jadi Pusat Perhatian Dunia di FIFA ASEAN Cup 2026, Miliaran Penonton dan Dampak Ekonomi Menanti

Penulis : Sahroni
Editor : Sahroni

fin.co.id - Penyelenggaraan turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia diyakini akan memiliki dampak ekonomi yang besar dengan menyajikan pertandingan-pertandingan yang menarik. Hal itu ditegaskan Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir dalam konferensi pers pengumuman official broadcaster FIFA ASEAN Cup 2026 di SCTV Tower, Senayan City, Jakarta Pusat, Senin (14/9) siang.

Ketum PSSI memaparkan, dilihat dari sisi ekonominya, total potensi penonton dalam kejuaraan ini bisa lebih dari satu miliar. Angka tersebut adalah penjumlahan dari populasi sepak bola negara-negara ASEAN dengan negara-negara yang menjadi tim tamu meliputi Bangladesh, Pakistan, dan juga Hong Kong di divisi 2.

"Jadi secara pertandingan ini populasinya sangat besar. Dan ini yang menjadi menarik, yang nanti juga disiarkan di televisi-televisi masing-masing negara seperti Bangladesh, Pakistan, dan tentu di Indonesia yang disiarkan secara resmi oleh Emtek Media," kata Ketum Erick.

Menurut Ketum PSSI, FIFA saat ini mendorong digulirkannya banyak kompetisi yang menguntungkan federasi-federasi sepak bola yang menjadi anggotanya. FIFA menginginkan federasi-federasi sepak bola mempunyai program dan finansial yang kuat, yang nantinya bermuara pada terciptanya timnas yang kuat.

“Jangan sampai federasi dan timnas ini menjadi tertutup potensinya dengan persaingan dan ekonomi sepak bola secara menyeluruh, di mana di banyak negara sekarang ini lahir tim-tim super dan banyak juga liga yang sangat besar, yang akhirnya perkembangan tim nasional di banyak negara menjadi dinomorduakan,” terang Ketum Erick.

Hal inilah yang kemudian mendorong FIFA menggulirkan serangkaian turnamen, yang dimulai dari FIFA Arab Cup tahun 2021, dengan pesertanya bukan hanya dari negara-negara di Timur Tengah, tetapi juga mengundang beberapa negara yang masuk zona Afrika.

“Nah, FIFA ASEAN Cup tujuannya sama. Lewat FIFA ASEAN Cup, FIFA ingin mulai melakukan benchmark negara-negara di kawasan Asia Tenggara dan di luar wilayah itu supaya kompetisinya juga kompetitif,” urai Ketum PSSI.

Karena itulah FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki dua divisi yaitu divisi 1 dengan Indonesia sebagai tuan rumah, dengan negara-negara Asia Tenggara peserta yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Filipina, dengan mengundang dua tim dari luar Asia Tenggara yaitu Bangladesh dan Pakistan.

Sementara di divisi 2, Hong Kong menjadi tuan rumah, dengan pesertanya terdiri dari Hong Kong, Myanmar, Laos, Kamboja, Timor Leste, dan Brunei Darussalam. Hong Kong sendiri juga bukan berada di wilayah Asia Tenggara.

Menurut Ketum PSSI, sebuah kehormatan bagi Indonesia bisa dipercaya oleh FIFA untuk menggelar edisi perdana turnamen sepak bola terbesar di Asia Tenggara yang secara resmi diorganisasikan oleh FIFA. Setelah sebelumnya Indonesia dipercaya menggelar Piala Dunia U-17 dan juga FIFA Series.

Karena itu persiapan matang terus dilakukan, di antaranya dengan gencar melakukan sosialisasi khususnya di dua kota yang menjadi tempat bertanding yaitu Jakarta dan Bandung, dengan menggandeng kepala daerahnya masing-masing. Trophy tour juga dilakukan sehingga masyarakat semakin menyadari adanya turnamen ini.

Selain itu, Ketum Erick menyampaikan nantinya akan dibuat Fans Zone di sekitar wilayah stadion sebagai bagian memeriahkan FIFA ASEAN Cup. Fans Zone yang sudah disetujui FIFA ini akan menampilkan budaya, musik, dan juga kuliner khas Indonesia kepada para penonton kejuaraan ini.

“Ini kesempatan untuk ikut mengenalkan budaya kita, musik kita, makanan kita juga. Mudah-mudahan ini menjadi hype, sehingga penonton tidak hanya mendapat hiburan sepak bola, tetapi juga pengalaman musik, budaya, dan kuliner indonesia yang terkenal,” sebut Ketum PSSI.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id