Ruang Cerita . 09/09/2026, 17:45 WIB

2 Jam Gak Ngapa-ngapain

Penulis : Ari Nur Cahyo
Editor : Ari Nur Cahyo

Pancingan saya tak kunjung menunjukkan tanda-tanda disambar ikan. Sebaliknya, Pandu dan Rendy terus-menerus mendapatkan ikan secara bergantian. Mereka tidak berhenti menertawakan saya, bahkan Pandu sempat-sempatnya melakukan selebrasi ala Cristiano Ronaldo tepat di hadapan saya.

Rendy mencoba menghibur sekaligus meledek dengan berkata, "Coba Ari, bayangkan kalau kamu sendiri yang jadi ikannya," ucapnya diiringi tawa renyah.

Teman kantor saya yang lain, Wanda Imawan, turut menghampiri hanya untuk ikut meledek.

"Ari, mendingan kamu nyebur saja ke kolam sekalian!" ujarnya tertawa lepas.

Tak lama berselang, saya kembali mendapatkan momentum tarikan. Mengikuti arahan sang caddy, saya menarik kail secara perlahan begitu ikan mulai terlihat di permukaan daratan. Namun, kejadian serupa terulang kembali—ikan itu kembali lepas dari kail.

Saya kembali mendapat protes dari Bambang. "Mas, kalau ikannya sudah kelihatan, tiang pancingnya yang ditarik cepat!" tegasnya.

Mendengar instruksi itu, saya merasa semakin bingung dengan arahan sang caddy.

"Jadi sebenarnya ini harus ditarik cepat atau pelan-pelan sih?" ucap saya kebingungan bercampur kesal.

Waktu perlahan melewati satu setengah jam. Peserta lain sudah mengumpulkan banyak ikan, sementara saya hanya bisa terus menatap kosong ke arah permukaan kolam, berharap kail saya segera disambar ikan.

Bambang, yang mungkin mulai merasa gerah melihat saya tak kunjung mendapat hasil, berinisiatif meracik ulang umpan khusus agar saya bisa segera mendapatkan ikan.

Namun, nasib berkata lain. Ikan tak kunjung memakan umpan saya, sementara Rendy dan Pandu justru kembali memamerkan hasil tangkapan mereka.

"Kuncinya ketenangan, Ari!" seru Rendy dan Pandu kompak sambil tertawa terbahak-bahak.

Tanpa terasa, durasi dua jam perlombaan akhirnya habis. Peserta lain sibuk merayakan kemenangan mereka dengan segudang tangkapan, sementara saya hanya mendapatkan sengatan panas matahari serta berbagai ejekan sepanjang dua jam penuh menatap kolam.

Benarkan ketakutanku gak dapat ikan ternyata benar terjadi.

Pelajaran berharga yang bisa dipetik dari pengalaman memancing ini ternyata sangat unik. Jika Anda ingin mengenali sifat asli seseorang, Anda tidak perlu repot-repot mendaki gunung; cukup ajak saja ia ke kolam pemancingan.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id