Internasional

Indonesia Dilanda Karhutla, Kabut Asap Mulai Menyebar ke Malaysia dan Filipina

Indonesia kembali menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang memicu kabut asap di sejumlah wilayah. Dampaknya tidak hanya dirasakan

Indonesia Dilanda Karhutla, Kabut Asap Mulai Menyebar ke Malaysia dan Filipina
Karhutla Indonesia, Ilustrasi: DALL·E 3

Di Filipina, warga di Balabac, Palawan, juga melaporkan munculnya kabut di langit dan bau terbakar. Seorang dokter setempat mengatakan keluarganya mengalami keluhan seperti mata, hidung, dan tenggorokan terasa gatal, disertai sakit kepala ringan. Keluhan tersebut umum terjadi ketika udara tercemar partikel asap, meski pemeriksaan medis tetap diperlukan apabila gejala menetap atau memburuk.

Mengapa Karhutla Mudah Terjadi Saat Musim Kering?

Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia sering meningkat saat musim kemarau, terutama antara Juli hingga Oktober. Cuaca kering membuat vegetasi dan lahan gambut lebih mudah terbakar. Fenomena El Nino yang memicu periode kering berkepanjangan dapat memperbesar risiko tersebut.

Pembukaan lahan dengan cara membakar juga masih menjadi persoalan. Metode ini dilarang karena api dapat menyebar secara cepat dan sulit dikendalikan, khususnya ketika angin kencang serta kondisi lahan sangat kering. Api yang awalnya kecil dapat menjalar ke hutan, area perkebunan, dan lahan gambut yang luas.

Seorang relawan pemadam kebakaran, Akhmad Rijani, dilaporkan meninggal setelah terlibat dalam upaya penanganan karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Peristiwa ini menegaskan bahwa karhutla bukan hanya ancaman terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat, melainkan juga risiko serius bagi petugas serta relawan di lapangan.

Penutup

Karhutla di Indonesia telah kembali menunjukkan dampaknya yang luas, dari lahan terbakar di Kalimantan hingga gangguan kualitas udara di Malaysia dan Filipina. Bukti ilmiah mengenai bahaya partikel asap, terutama PM2.5, memperlihatkan bahwa kabut asap tidak boleh dipandang sebagai gangguan musiman biasa.

Penanganan karhutla memerlukan pencegahan pembakaran lahan, pemantauan titik panas, perlindungan bagi petugas, serta langkah kesehatan yang cepat bagi masyarakat. Saat kualitas udara memburuk, penggunaan masker yang sesuai, pembatasan aktivitas luar ruang, dan pemantauan informasi resmi menjadi langkah penting untuk mengurangi paparan asap.

Referensi:

BBC News, Indonesia Wildfire Live Updates: Toxic Haze Spreads to Malaysia and Philippines

World Health Organization, Ambient Air Pollution: Health Impacts

United States Environmental Protection Agency, Particulate Matter and Health

United Nations Environment Programme, Peatlands and Climate Change

SEO: karhutla Indonesia, kabut asap, asap Kalimantan, kualitas udara Malaysia, kebakaran lahan, karhutla Indonesia menyebar ke Malaysia dan Filipina, dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, penyebab kebakaran lahan saat musim kemarau, kabut asap Kalimantan ganggu penerbangan, cara melindungi diri dari paparan asap karhutla

Berita Terkait