Internasional . 31/08/2026, 18:16 WIB
Barang AS yang menjadi sasaran mencakup berbagai produk, mulai dari baja, furnitur, kosmetik hingga sejumlah barang konsumsi dan peralatan.
Beberapa negara bagian AS diperkirakan lebih terdampak dibandingkan wilayah lainnya.
Ohio termasuk yang memiliki paparan besar. Sekitar C$3,2 miliar atau 12 persen ekspor negara bagian tersebut diperkirakan akan terkena tarif Kanada. Illinois dan Pennsylvania juga termasuk negara bagian yang berpotensi menghadapi dampak cukup besar.
Pemilihan barang yang dikenai tarif balasan dinilai bukan semata persoalan ekonomi. Sejumlah wilayah yang terkena dampak merupakan negara bagian penting secara politik menjelang pemilu paruh waktu AS.
Tarif pada dasarnya merupakan pajak terhadap barang impor. Perusahaan yang mengimpor barang harus membayar tarif ketika produk memasuki suatu negara.
Biaya tersebut dapat diserap oleh perusahaan melalui penurunan margin keuntungan, tetapi sebagian juga dapat diteruskan kepada konsumen melalui kenaikan harga.
Tax Foundation memperkirakan rumah tangga AS rata-rata dapat menanggung tambahan biaya sekitar US$840 tahun ini akibat berbagai tarif yang diberlakukan pemerintahan Trump terhadap sejumlah negara, termasuk Kanada.
Di Kanada, pemerintah berupaya membuat tarif balasan lebih terarah agar dampaknya terhadap konsumen domestik dapat dibatasi.
Namun, perusahaan Kanada tetap berpotensi menghadapi kenaikan biaya produksi karena sebagian tarif balasan dikenakan terhadap bahan dan pasokan industri yang diimpor dari AS.
Secara ekonomi, kondisi ini menunjukkan mengapa perang tarif dapat memberikan dampak lebih luas dibandingkan sekadar nilai barang yang dikenai bea masuk. Rantai pasok modern menghubungkan produsen, pemasok komponen, perusahaan logistik, distributor hingga konsumen sehingga gangguan pada satu bagian dapat menyebar ke sektor lainnya.
Risiko hilangnya hampir 90.000 pekerjaan menunjukkan besarnya konsekuensi yang dapat muncul apabila tarif terbaru AS terhadap Kanada dipertahankan.
Angka tersebut bukan jumlah pekerja yang sudah kehilangan pekerjaan. Estimasi Trevor Tombe menunjukkan lebih dari 52.000 pekerjaan berisiko terdampak langsung, sementara sekitar 35.000 lainnya dapat terkena efek tidak langsung melalui pemasok dan sektor jasa yang bergantung pada aktivitas eksportir.
Pada saat yang sama, Kanada berusaha mengurangi ketergantungannya terhadap AS dengan memperluas pasar ekspor dan menarik investasi baru. Ekonomi negara tersebut juga masih menunjukkan pertumbuhan sehingga dampak perang dagang belum otomatis berarti Kanada sedang menuju resesi.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id