Internasional . 31/08/2026, 18:16 WIB

Tarif AS ke Kanada Naik Tajam, 90.000 Pekerjaan Berisiko Hilang

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

Angka tersebut berbeda dengan estimasi hampir 90.000 pekerjaan.

Sebanyak 55.000 merupakan pekerjaan manufaktur yang telah hilang selama periode tersebut, sedangkan angka hampir 90.000 merupakan estimasi pekerjaan yang berpotensi hilang apabila tarif terbaru AS terus dipertahankan.

Dengan tingkat pengangguran Kanada sekitar 6,4 persen, Tombe memperkirakan kehilangan pekerjaan sebesar itu dapat mendorong tingkat pengangguran naik sekitar 0,4 poin persentase menjadi kurang lebih 6,8 persen.

Meski demikian, tidak semua indikator ekonomi Kanada menunjukkan pelemahan. Lapangan kerja pada sektor yang tidak terlalu rentan terhadap tarif AS masih mengalami pertumbuhan.

Ekonomi Kanada juga tumbuh 3,3 persen pada kuartal kedua 2026, didorong peningkatan ekspor dan investasi domestik. Kondisi tersebut sejauh ini membantu meredakan kekhawatiran bahwa negara itu akan segera memasuki resesi.

Kanada Mulai Mengalihkan Ekspor dari AS

Ketegangan perdagangan juga mulai mendorong Kanada mencari pasar lain.

Pemerintahan Perdana Menteri Mark Carney menargetkan ekspor Kanada ke negara selain AS dapat meningkat dua kali lipat dalam satu dekade mendatang.

Data Bank of Canada menunjukkan perusahaan-perusahaan Kanada mulai meningkatkan ekspor ke negara selain Amerika Serikat sejak Trump kembali ke Gedung Putih pada Januari 2025.

Langkah diversifikasi menjadi penting mengingat ketergantungan Kanada terhadap pasar AS sangat tinggi.

Namun, mengalihkan perdagangan bukan proses sederhana. Industri manufaktur di sejumlah wilayah Ontario, misalnya, telah terintegrasi dengan rantai pasok Amerika Serikat selama puluhan tahun. Infrastruktur, pemasok, jaringan distribusi hingga fasilitas produksinya dibangun berdasarkan hubungan perdagangan lintas perbatasan tersebut.

Karena itu, mencari pasar baru di Eropa atau kawasan lain tidak selalu dapat menggantikan pasar AS dalam waktu singkat.

Kanada Membalas dengan Tarif terhadap Produk AS

Kanada tidak tinggal diam menghadapi kebijakan Washington.

Pemerintah Kanada mengumumkan tarif balasan terhadap barang-barang AS senilai sekitar C$28 miliar dengan pendekatan yang disebut "dollar-for-dollar" dan strategis.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id