Robot Humanoid Mulai Masuk Pabrik, Apakah Pekerja Manusia akan Tergeser?
Robot yang bekerja di pabrik sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Selama puluhan tahun, lengan robot telah digunakan untuk mengelas bodi mobil, memindahkan
Robot tidak mengalami kelelahan seperti manusia, tidak membutuhkan istirahat dengan mekanisme yang sama, dan dapat melakukan gerakan tertentu ribuan kali apabila sistemnya bekerja secara stabil.
Namun, itu tidak otomatis berarti satu robot langsung menggantikan satu pekerja manusia.
Justru pada tahap awal, robot sering kali membutuhkan teknisi, operator, programmer, petugas pemeliharaan, serta pekerja lain untuk memastikan operasinya tetap berjalan.
Robot Humanoid Ternyata Belum Sepintar yang Terlihat
Video robot menari, berlari, melakukan salto, atau bertarung sering memberikan kesan bahwa teknologi humanoid sudah sangat maju.
Kemampuan demonstrasi tersebut belum tentu sama dengan kemampuan bekerja selama delapan atau sepuluh jam dalam lingkungan industri.
Reuters pada Agustus 2026 melaporkan bahwa China telah melakukan investasi besar pada robot humanoid. Lebih dari 150 perusahaan disebut berlomba mengembangkan teknologi tersebut.
Namun, robot humanoid China masih menghadapi masalah ketika harus melakukan pekerjaan pabrik secara konsisten. Kesulitan utama terdapat pada kemampuan beradaptasi, kecerdasan robot, presisi, biaya, dan kemampuan memahami kondisi dunia nyata.
Robot yang dapat melakukan koreografi rumit belum tentu mampu mengambil baut yang terjatuh secara acak di lantai, mengenali komponen yang salah posisi, kemudian menentukan tindakan yang aman tanpa bantuan manusia.
Padahal situasi semacam itulah yang terus terjadi di lingkungan kerja nyata.
Robot juga harus menghadapi pekerja manusia yang bergerak tidak terduga, barang yang berubah posisi, permukaan licin, kegagalan alat, hingga ratusan situasi kecil yang tidak selalu terdapat dalam data pelatihannya.
Baca Juga
Karena itu, Reuters menyimpulkan bahwa robot humanoid masih belum cukup pintar untuk mengambil alih pekerjaan manusia secara luas dalam waktu dekat. (Reuters)
AI Menjadi Kunci Perkembangan Robot Humanoid
Perkembangan robot humanoid saat ini tidak dapat dilepaskan dari kemajuan kecerdasan buatan.
Pada robot industri tradisional, banyak gerakan harus diprogram dengan sangat spesifik.