Internasional . 31/08/2026, 18:24 WIB
Parker Pearson menjelaskan bahwa orientasi yang dikaitkan dengan lunar standstill tidak cukup presisi untuk menjadikan Stonehenge sebagai instrumen pengukur waktu. Perbedaannya dapat mencapai sekitar satu hingga dua derajat.
Ketidakakuratan tersebut menjadi persoalan apabila Stonehenge dianggap sebagai perangkat yang dirancang untuk melakukan prediksi astronomi secara presisi.
Karena itu, interpretasi modern cenderung melihat orientasi astronomi Stonehenge sebagai bagian dari makna simbolis, sosial, dan ritual, bukan sebagai mesin kalkulasi.
Ditolaknya teori Hawkins tidak berarti masyarakat prasejarah tidak memahami pergerakan benda langit.
Sebaliknya, berbagai bukti arkeologi menunjukkan manusia telah mengamati Matahari, Bulan, dan bintang sejak ribuan tahun lalu.
Penelitian arkeoastronomi modern memperlihatkan bahwa sejumlah monumen prasejarah mempunyai orientasi terhadap peristiwa astronomi tertentu.
Dalam kasus Stonehenge, hubungan dengan titik balik Matahari merupakan salah satu contoh paling kuat.
Bukti dari Inggris juga menunjukkan masyarakat pada periode berikutnya kemungkinan mampu mengikuti dan bahkan memperkirakan gerhana Bulan.
Menurut Parker Pearson, terdapat bukti dari sekitar 1000 SM yang menunjukkan masyarakat di Inggris telah mengikuti siklus Bulan dan kemungkinan dapat memperkirakan gerhana.
Namun, periode tersebut sekitar 1.500 hingga 2.000 tahun setelah masa utama penggunaan Stonehenge.
Dengan demikian, kemampuan memprediksi gerhana memang mungkin telah berkembang pada masyarakat Inggris kuno, tetapi belum terdapat bukti kuat bahwa Stonehenge dibangun khusus untuk tujuan tersebut.
Ada ironi menarik di balik teori Hawkins.
Gagasan bahwa Stonehenge merupakan "komputer prasejarah" justru lahir berkat penggunaan komputer elektronik modern.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id