Ragam . 28/08/2026, 17:12 WIB
fin.co.id - Institut Teknologi PLN (ITPLN) mendorong penguatan kerja sama dengan industri manufaktur kelistrikan untuk membuka peluang kerja sama strategis di bidang pendidikan, industri, dan pengembangan sumber daya manusia. Kolaborasi itu mencakup program magang, summer internship, guest lecturer, teaching factory, hingga sertifikasi kompetensi.
Hal ini tercermin saat jajaran ITPLN yang dipimpin Wakil Rektor IV ITPLN Bidang Pengembangan Usaha Strategis, Dr. Ir. M. Ahsin Sidqi, MM. IPU ASEAN Eng. QRGP, melakukan kunjungan industri ke PT Elsewedy Electric Indonesia di Cileungsi, Bogor.
"Kami melihat banyak ruang untuk mengembangkan kerja sama yang lebih implementatif. Tidak hanya kunjungan industri, tetapi juga magang, guest lecturer, teaching factory, sertifikasi kompetensi, sampai peluang rekrutmen lulusan ITPLN," ujar Ahsin dalam keterangannya, Jum'at, 28 Agustus 2026.
Sebagai produsen trafo berkapasitas besar dengan tegangan hingga 500 kV pertama di Asia Tenggara, ungkapnya, PT Elsewedy Electric Indonesia membuka peluang rekrutmen lulusan ITPLN untuk mendukung ekspansi pabrik baru yang direncanakan pada 2028. Potensi tersebut dinilai dapat mempertemukan kebutuhan industri dengan kompetensi lulusan kampus transisi energi itu.
"Kerja sama dengan industri harus diarahkan pada program yang memberikan manfaat konkret bagi mahasiswa, dosen, maupun perusahaan," katanya.
Menurut Ahsin, keterlibatan mahasiswa secara langsung di lingkungan industri penting untuk memperkaya pengalaman praktis sekaligus memperkecil kesenjangan antara pembelajaran di kampus dan kebutuhan dunia kerja.
Dalam kunjungan tersebut, ITPLN dan PT Elsewedy Electric Indonesia juga membahas peluang program summer internship serta magang selama tiga hingga enam bulan. Program guest lecturer dan teaching factory turut dijajaki untuk memperkuat transfer pengetahuan dan pengalaman industri ke lingkungan akademik.
Peluang lainnya adalah sertifikasi kompetensi bagi pegawai PT Elsewedy Electric Indonesia. Skema tersebut dapat dikembangkan melalui kompetensi yang relevan dengan kebutuhan manufaktur dan ketenagalistrikan.
Dari sisi ketenagakerjaan, perusahaan membuka peluang rekrutmen seiring rencana ekspansi pabrik baru pada 2028. Kebutuhan sumber daya manusia tersebut menjadi peluang bagi lulusan ITPLN untuk memasuki industri kelistrikan dengan kompetensi yang sesuai.
Bersama Direktur Training and Consulting Center ITPLN Suharto, Manajer Lembaga Terapan ITPLN Imam Bari' Wafa'ul Wafa, dosen, dan sivitas akademika ITPLN lainnya itu, Ahsin mengikuti factory visit untuk melihat secara langsung proses produksi trafo mulai tahapan manufaktur dari awal proses winding hingga produk akhir.
Sementara itu, General Manager/Head of Business Unit Power Transformer PT Elsewedy Electric Indonesia, Himawan, menjelaskan perusahaan saat ini memiliki pasar internasional yang luas. Produk trafo buatan Indonesia telah diekspor ke Selandia Baru, Australia, Timur Tengah, hingga Amerika Serikat.
Himawan juga menyampaikan perusahaan tengah memproduksi unit trafo yang akan diekspor untuk mendukung kebutuhan Google di Amerika Serikat. Selain unit trafo, Elsewedy Electric Indonesia mengembangkan perangkat lunak arsitektur desain trafo bernama iTracs.
"Pasar kami tidak hanya di Indonesia. Produk trafo dan solusi yang dikembangkan di sini telah menjangkau berbagai negara, termasuk Selandia Baru, Australia, Timur Tengah, dan Amerika Serikat," kata Himawan.
Ia menegaskan kapasitas manufaktur 500 kV menjadikan fasilitas Elsewedy Electric Indonesia sebagai salah satu aset strategis dalam rantai pasok industri kelistrikan di kawasan Asia Tenggara.
Diskusi ITPLN dan Elsewedy Electric Indonesia turut membahas teknologi Early Warning System yang terintegrasi dalam paket trafo serta peran transformator dalam menjaga keandalan pasokan listrik untuk kebutuhan pusat data (data center). (*)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id