Ragam . 15/09/2026, 11:56 WIB

Malioboro Garden Hotel Yogyakarta: Berawal dari Gang Sempit, Kini Jadi Incaran Backpacker

Penulis : AdminFIN
Editor : AdminFIN

fin.co.id - Yogyakarta menjadi salah satu destinasi wisata yang tak pernah sepi dari pelancong. Menariknya, kebutuhan akomodasi murah di pusat kota ikut membuka peluang bisnis yang cukup besar. Salah satunya hadir melalui Malioboro Garden Hotel Yogyakarta, penginapan yang memanfaatkan lahan pribadi di dalam gang sempit kawasan perkotaan.

Berawal dari visi sederhana untuk menyediakan tempat singgah bagi pelancong dengan anggaran terbatas, akomodasi di Jalan Sosrokusuman ini terus berkembang. Kini, Malioboro Garden Hotel menjadi salah satu pilihan bagi backpacker yang ingin menginap di kawasan strategis tanpa harus menguras kantong.

Lokasi menjadi salah satu daya tarik utamanya. Hotel ini berada tidak jauh dari sejumlah kawasan penting Yogyakarta, termasuk Jalan Malioboro, Stasiun Tugu, dan Pasar Beringharjo. Karena itu, wisatawan dapat lebih mudah menjangkau berbagai destinasi di pusat kota.

Berawal dari Lahan Pribadi di Tengah Kota

Kisah Malioboro Garden Hotel bermula dari pemanfaatan aset tanah pribadi yang berada di dalam gang perkotaan. Sri Wahyuni Budiningsih, selaku pemilik, melihat peluang dari lahan tersebut.

Alih-alih membiarkannya menjadi aset yang tidak produktif, ia mengembangkan lahan itu menjadi tempat menginap yang menyasar kebutuhan wisatawan. Pada saat yang sama, bisnis tersebut juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar.

Sejak berdiri pada 2014, hotel ini terus menyesuaikan diri dengan perkembangan kebutuhan wisatawan yang datang ke Yogyakarta. Perjalanan tersebut membawa perubahan cukup signifikan.

Jika pada awalnya kapasitas hotel masih terbatas, kini Malioboro Garden Hotel telah berkembang hingga memiliki 48 kamar. Kapasitas tersebut memungkinkan hotel menampung lebih banyak wisatawan yang membutuhkan akomodasi di pusat kota.

"Awalnya memanfaatkan aset tanah di tengah kota untuk menyediakan ruang singgah yang terjangkau bagi para pelancong sekaligus memberdayakan potensi lokal melalui pembukaan lapangan kerja," ujar Sri Wahyuni Budiningsih yang akrab disapa Bu Yuyun kepada fin.co.id.

Lokasi Strategis Jadi Nilai Jual Utama

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta, lokasi penginapan sering kali menjadi salah satu pertimbangan utama. Pasalnya, menginap jauh dari pusat kota dapat membuat perjalanan semakin panjang dan membutuhkan biaya tambahan.

Malioboro Garden Hotel menawarkan solusi tersebut dengan lokasinya di Jalan Sosrokusuman.

Dari hotel, tamu dapat berjalan kaki menuju kawasan Jalan Malioboro. Stasiun Tugu dan Pasar Beringharjo juga dapat dijangkau dalam waktu singkat dengan berjalan kaki.

Keunggulan ini tentu menarik bagi backpacker yang ingin menjelajahi Yogyakarta dengan lebih praktis. Wisatawan tidak harus selalu mengandalkan kendaraan untuk berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Selain berjalan kaki, hotel juga menyediakan layanan penyewaan sepeda. Dengan fasilitas tersebut, tamu memiliki pilihan lain untuk berkeliling kota secara mandiri.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id