Internasional . 27/08/2026, 17:51 WIB
Para ilmuwan telah lama memperingatkan bahwa pemanasan global mengubah kondisi lingkungan pegunungan tinggi.
Ketika suhu meningkat, gletser kehilangan massa es. Salju mencair lebih cepat dan lapisan tanah beku permanen atau permafrost mulai mencair.
Permafrost mempunyai peran penting dalam kestabilan sejumlah lereng pegunungan karena material yang membeku dapat membantu mengikat batu dan tanah. Ketika lapisan tersebut menghangat dan mencair, kestabilan lereng dapat berkurang.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya longsor, aliran material, pelepasan air dari danau glasial, serta keruntuhan gletser.
Namun, para ilmuwan berhati-hati untuk tidak langsung menyimpulkan bahwa perubahan iklim merupakan penyebab tunggal bencana Nepal-Tibet.
Dr Cook menjelaskan bahwa menghubungkan satu kejadian tertentu secara langsung dengan perubahan iklim merupakan persoalan ilmiah yang kompleks. Akan tetapi, pola kejadian dalam jangka panjang dapat menunjukkan pengaruh pemanasan global terhadap kestabilan lingkungan pegunungan tinggi.
ICIMOD juga menyatakan masih terlalu dini untuk menentukan seberapa besar peran perubahan iklim dalam peristiwa khusus ini.
Bencana Nepal-Tibet kembali menyoroti kondisi cryosphere, yaitu bagian bumi yang terdiri atas es, salju, gletser, dan tanah beku.
Wilayah Hindu Kush Himalaya menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian khusus karena perubahan suhu dapat memengaruhi jutaan orang yang tinggal di sepanjang sistem sungai yang berhulu di pegunungan tersebut.
Mohd Farooq Azam, Senior Cryosphere Specialist ICIMOD, mengatakan peningkatan frekuensi bahaya yang berhubungan dengan cryosphere kini semakin terlihat.
"Laju perubahannya sangat cepat sehingga upaya yang ada saat ini kesulitan untuk mengimbanginya," kata Azam.
Peristiwa serupa sebelumnya juga pernah terjadi di kawasan pegunungan dunia.
Pada 2021, keruntuhan batu dan es di Chamoli, India utara, menghasilkan aliran material besar yang menghantam lembah dan menewaskan sekitar 200 orang. Insiden yang melibatkan ketidakstabilan gletser dan lereng juga pernah tercatat di kawasan pegunungan Eropa.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id