Internasional . 26/08/2026, 13:30 WIB
fin.co.id - Sedikitnya 14 bayi baru lahir meninggal dunia setelah kebakaran melanda bangsal ibu dan anak di sebuah rumah sakit pemerintah di Islamabad, Pakistan, Rabu, 26 Agustus 2026.
Kebakaran terjadi di Pakistan Institute of Medical Sciences, salah satu rumah sakit utama milik pemerintah di ibu kota Pakistan. Api dilaporkan muncul pada pagi hari di area tempat bayi baru lahir menjalani perawatan.
Berdasarkan laporan BBC, sebanyak 15 bayi berada di bangsal tersebut ketika kebakaran terjadi. Satu bayi berhasil diselamatkan, sedangkan sedikitnya 14 bayi lainnya meninggal dunia.
Juru bicara rumah sakit mengatakan kepada BBC Urdu bahwa api bermula dari sebuah unit pendingin udara atau AC. Api kemudian dengan cepat membesar di lingkungan bangsal yang memiliki sambungan oksigen untuk mendukung perawatan pasien.
Menteri Kesehatan Pakistan Mustafa Kamal mengatakan kepada Geo News bahwa bayi-bayi yang berada di ruangan tersebut sedang dirawat menggunakan inkubator atau terhubung dengan peralatan oksigen.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, informasi awal dari pihak rumah sakit mengarah pada masalah pada unit pendingin udara di dalam bangsal.
BBC Urdu mengutip juru bicara rumah sakit yang mengatakan kebakaran bermula dari AC sebelum api dengan cepat membesar karena kondisi di sekitar sambungan oksigen.
Sementara itu, media Pakistan Dawn melaporkan Menteri Kesehatan Mustafa Kamal menyebut insiden berkaitan dengan ledakan pada unit pendingin udara yang berada di dalam bangsal.
Karena penyelidikan resmi masih berlangsung, belum dapat dipastikan apakah kejadian tersebut disebabkan korsleting listrik, kerusakan pada unit pendingin udara, atau faktor lain.
Keberadaan oksigen juga menjadi perhatian karena oksigen dapat mempercepat proses pembakaran.
Oksigen sebenarnya bukan bahan yang mudah terbakar dengan sendirinya. Namun, secara ilmiah oksigen merupakan oksidator yang dapat membuat material lain terbakar lebih cepat dan lebih hebat.
Dalam lingkungan dengan konsentrasi oksigen tinggi, sejumlah bahan yang biasanya tidak mudah terbakar dapat menyala lebih cepat ketika terkena sumber panas atau percikan api.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan fasilitas kesehatan yang menggunakan oksigen medis membutuhkan sistem keselamatan kebakaran yang sangat ketat.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id