Ekonomi . 19/08/2026, 15:38 WIB
Artinya, keberadaan uang tunai masih dianggap penting dalam sistem pembayaran Indonesia.
Hal ini juga masuk akal karena Indonesia memiliki karakteristik masyarakat dan wilayah yang sangat beragam. Tingkat penggunaan layanan digital tidak selalu sama di setiap daerah dan kelompok masyarakat.
Dengan demikian, sistem pembayaran Indonesia kemungkinan akan terus berkembang dalam bentuk yang lebih beragam. Pembayaran digital semakin kuat, tetapi uang tunai tetap tersedia sebagai salah satu pilihan.
Data yang tersedia belum menunjukkan bahwa Indonesia akan segera menjadi masyarakat tanpa uang tunai.
Justru terdapat gambaran yang lebih kompleks. Pembayaran digital tumbuh sangat cepat, terutama melalui QRIS, aplikasi mobile, dan BI-FAST. Namun, pada saat yang sama, jumlah uang kartal yang beredar masih sangat besar.
Hal ini menunjukkan bahwa digitalisasi pembayaran dan keberadaan uang tunai dapat berlangsung secara bersamaan.
Dalam beberapa tahun mendatang, kemungkinan besar porsi transaksi digital akan semakin besar. Namun, menghilangnya uang tunai sepenuhnya merupakan persoalan yang berbeda.
Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan uang fisik, transaksi tunai tetap memiliki fungsi dalam perekonomian.
Data Bank Indonesia menunjukkan bahwa pembayaran digital memang sedang berkembang sangat pesat di Indonesia. Pada triwulan II 2026, volume transaksi pembayaran digital mencapai 16,07 miliar transaksi dengan pertumbuhan 36,88 persen secara tahunan.
QRIS menjadi salah satu pendorong terpenting dengan pertumbuhan transaksi mencapai 100,12 persen. Transaksi melalui aplikasi mobile dan BI-FAST juga terus meningkat.
Namun, uang tunai belum kehilangan tempatnya. Uang Kartal yang Diedarkan masih mencapai Rp1.315 triliun pada triwulan II 2026 dan tumbuh 14,03 persen secara tahunan.
Dengan demikian, masa depan sistem pembayaran Indonesia kemungkinan bukan tentang memilih antara uang tunai atau pembayaran digital. Keduanya justru dapat berjalan berdampingan, dengan pembayaran digital semakin dominan sementara uang tunai tetap menjadi pilihan bagi masyarakat yang membutuhkannya.
Referensi:
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id