Internasional . 12/08/2026, 10:23 WIB
Operasi pencarian setelah gempa memiliki batas waktu yang sangat ketat. Korban yang tertimbun reruntuhan dapat menghadapi berbagai ancaman, termasuk cedera serius, kekurangan air, dehidrasi, hipotermia, gangguan pernapasan dan kondisi lingkungan yang semakin tidak aman.
Tim SAR biasanya menggunakan berbagai metode untuk menemukan korban, termasuk pencarian visual, suara, anjing pelacak dan perangkat khusus untuk mendeteksi keberadaan manusia di bawah puing.
Kemajuan teknologi juga membantu operasi penyelamatan modern. Kamera kecil, sensor akustik dan perangkat pencarian lainnya dapat digunakan untuk memeriksa ruang sempit yang sulit dijangkau manusia.
Namun, teknologi tetap harus dipadukan dengan pengalaman petugas di lapangan. Setiap bangunan yang runtuh memiliki pola kerusakan berbeda sehingga strategi penyelamatan harus disesuaikan dengan kondisi lokasi.
Gempa magnitudo 7,4 di Kolombia menunjukkan bagaimana bencana besar dapat mengubah sebuah kota dalam hitungan detik. Lebih dari 180 orang telah meninggal, ribuan lainnya terluka, sementara ratusan orang masih menjadi fokus pencarian tim SAR.
Kehadiran lebih dari 70 gempa susulan juga membuat operasi penyelamatan semakin berbahaya. Petugas harus bergerak cepat untuk menyelamatkan korban, tetapi pada saat yang sama harus memastikan struktur bangunan yang rusak tidak kembali runtuh.
Ilmu kebencanaan modern menunjukkan bahwa kecepatan respons, koordinasi antarinstansi, teknologi pencarian dan kesiapan masyarakat merupakan faktor penting dalam meningkatkan peluang korban untuk bertahan hidup.
Kini perhatian utama tertuju pada reruntuhan bangunan di Cali, Pereira dan wilayah lain yang terdampak. Bagi keluarga korban, setiap menit pencarian membawa harapan bahwa masih ada orang yang dapat ditemukan dalam keadaan hidup.
Referensi:
BBC News, Rescuers scramble for survivors with 180 dead in Colombia earthquake
Reuters, laporan mengenai operasi penyelamatan dan dampak gempa Kolombia
United Nations, pernyataan Sekretaris Jenderal PBB mengenai gempa Kolombia
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id