Survei RSUD Banten Semester I 2026: 1.158 Warga Bersuara, Ini Kelompok yang Paling Dominan
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten terus melakukan evaluasi terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.
fin.co.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten terus melakukan evaluasi terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.
Sebagai Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, RSUD Banten memiliki tanggung jawab untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bermutu, profesional, serta berorientasi pada keselamatan pasien.
Direktur RSUD Banten, Danang Hamsah Nugroho mengatakan bahwa, e valuasi ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengalaman dan penilaian masyarakat setelah menggunakan berbagai layanan yang tersedia di RSUD Banten.
"Salah satu bagian penting dalam evaluasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Semester I 2026 adalah karakteristik responden. Data tersebut tidak hanya menunjukkan jumlah masyarakat yang ikut memberikan penilaian, tetapi juga membantu rumah sakit memahami profil pengguna layanan yang berpartisipasi dalam survei," kata Danang melalui data resminya kepada fin.co.id.
Berdasarkan data yang dihimpun sepanjang Januari hingga Juni 2026, jumlah kunjungan pengguna layanan RSUD Banten mencapai 104.177 pengguna layanan .
Dengan jumlah populasi tersebut, perhitungan menggunakan tabel Morgan-Krejcie menunjukkan kebutuhan sampel minimal sekitar 384 responden agar survei memenuhi kebutuhan keterwakilan populasi.
Menariknya, jumlah masyarakat yang secara sukarela memberikan penilaian ternyata jauh melampaui kebutuhan sampel minimal tersebut.
"Dalam pelaksanaan survei Semester I 2026, tercatat 1.158 responden berdasarkan rincian jenis kelamin yang disajikan dalam laporan. Seluruh jawaban yang masuk juga telah melalui proses validasi," ujarnya.
Data bulanan menunjukkan partisipasi responden yang cukup beragam. Pada Januari terdapat 302 responden, Februari 166 responden, Maret 89 responden, April 144 responden, Mei 90 responden, dan Juni sebanyak 367 responden.
Baca Juga
Jika dijumlahkan berdasarkan data bulanan tersebut, total responden mencapai 1.158 orang . Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan kebutuhan sampel minimal sebanyak 384 responden.
Kondisi tersebut menjadi sinyal positif karena masyarakat tidak hanya menggunakan layanan rumah sakit, tetapi juga ikut memberikan masukan melalui mekanisme survei kepuasan. Partisipasi tersebut dapat menjadi bagian penting dalam proses pengawasan dan perbaikan pelayanan publik di RSUD Banten.
Seluruh Unsur Penilaian Terisi
Selain jumlah responden, aspek lain yang menjadi perhatian adalah kelengkapan jawaban. Hasil validasi terhadap e-kuesioner menunjukkan tidak ditemukan responden yang meninggalkan jawaban pada sembilan unsur pelayanan yang dinilai.
Artinya, seluruh unsur penilaian dalam survei terisi secara lengkap atau mencapai 100 persen . Dengan kondisi tersebut, data hasil survei dapat digunakan untuk proses pengolahan dan analisis lebih lanjut.