Internasional . 12/08/2026, 08:50 WIB
Kolombia mulai menerima tawaran bantuan dari berbagai negara. Spanyol, Ekuador, Brasil, El Salvador, dan Venezuela termasuk negara yang menawarkan dukungan untuk membantu penanganan bencana.
Perserikatan Bangsa-Bangsa juga menyampaikan solidaritas kepada masyarakat dan pemerintah Kolombia serta menyatakan dukungan terhadap upaya penanganan bencana.
Amerika Serikat turut mengumumkan bantuan senilai 15,5 juta dolar AS untuk Kolombia.
Sementara itu, pemerintah Spanyol menyatakan masih ada 164 warga negaranya yang belum ditemukan. Hingga laporan tersebut disampaikan, belum ada laporan mengenai warga Spanyol yang meninggal atau mengalami luka akibat gempa.
Dalam kondisi bencana seperti ini, waktu menjadi faktor penting dalam upaya menemukan korban yang masih hidup. Tim penyelamat harus bekerja cepat, tetapi juga mempertimbangkan risiko bangunan yang dapat runtuh kembali.
Peluang korban yang tertimbun untuk bertahan hidup sangat bergantung pada berbagai faktor, termasuk lokasi korban, kondisi reruntuhan, akses terhadap udara dan air, serta seberapa cepat proses evakuasi dilakukan.
Karena itu, operasi pencarian terus dilakukan di berbagai titik yang diduga masih memiliki korban.
Gempa besar juga dapat menyebabkan kerusakan yang tidak langsung terlihat dari luar. Struktur bangunan yang tampak masih berdiri dapat mengalami kerusakan internal dan menjadi tidak stabil.
Gempa bermagnitudo 7,4 di Kolombia menjadi bencana besar dengan dampak luas. Ratusan orang masih dicari, ribuan lainnya mengalami luka, sementara ribuan rumah dan bangunan mengalami kerusakan.
Ancaman gempa susulan membuat operasi penyelamatan semakin sulit. Namun, tim penyelamat dan relawan tetap bekerja untuk menemukan korban yang masih mungkin diselamatkan.
Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa gempa bumi tidak hanya menimbulkan kerusakan ketika guncangan utama terjadi. Runtuhnya bangunan, gempa susulan, serta kondisi infrastruktur setelah bencana dapat menciptakan risiko lanjutan bagi masyarakat dan tim penyelamat.
Referensi:
BBC News, Rescuers scramble for survivors with 180 dead in Colombia earthquake
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id