Internasional . 12/08/2026, 08:50 WIB

Gempa Magnitudo 7,4 Luluhlantakkan Kolombia, 180 Orang Tewas dan Ratusan Terjebak

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

Pereira menjadi salah satu kota dengan jumlah korban terbesar. Departemen pemadam kebakaran setempat melaporkan 79 orang meninggal dunia.

Ratusan relawan turun membantu operasi pencarian. Mereka bekerja membersihkan puing-puing dengan harapan dapat menemukan korban yang masih bertahan hidup.

Pemerintah kota bahkan menerapkan hari bebas kendaraan untuk membantu memperlancar operasi penyelamatan. Warga diminta mengikuti aturan tersebut agar kendaraan darurat dan tim penyelamat dapat bergerak lebih cepat.

Sejumlah warga memilih tidur di luar rumah setelah gempa terjadi. Selain karena rumah mereka rusak, banyak warga takut bangunan kembali runtuh akibat gempa susulan.

Puluhan Gempa Susulan Terjadi

Bahaya belum berakhir setelah gempa utama berhenti. Survei Geologi Kolombia melaporkan lebih dari 70 gempa susulan terjadi sejak gempa utama mengguncang wilayah tersebut.

Dua gempa bermagnitudo 3,6 juga tercatat pada Selasa pagi. Salah satunya terjadi di San Jose del Palmar, sedangkan gempa lainnya terjadi di Santander.

Gempa susulan membuat proses pencarian menjadi semakin berisiko. Tim penyelamat harus bekerja dengan hati-hati karena bangunan yang sudah mengalami kerusakan dapat kembali runtuh ketika terjadi guncangan berikutnya.

Warga juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang beredar melalui media sosial. Pemerintah daerah mengingatkan bahwa informasi yang belum diverifikasi dapat menimbulkan kepanikan tambahan di tengah situasi darurat.

Lebih dari 1.100 Rumah Hancur

Skala kerusakan akibat gempa juga terlihat dari jumlah bangunan yang terdampak.

Lebih dari 1.100 rumah dilaporkan hancur, sementara lebih dari 8.000 rumah lainnya mengalami kerusakan.

Di Manizales, sedikitnya lima orang meninggal dunia dan sekitar 60 bangunan mengalami kerusakan sebagian maupun seluruhnya.

Besarnya kerusakan membuat proses pemulihan diperkirakan membutuhkan waktu panjang. Pemerintah harus menangani kebutuhan korban sekaligus memastikan bangunan yang masih berdiri tidak membahayakan masyarakat.

Bantuan Internasional Mulai Berdatangan

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id