Topan Dolphin Bikin Shanghai Lumpuh, Ratusan Penerbangan Kembali Dibatalkan
Topan Dolphin membuat aktivitas di Shanghai terganggu setelah badai besar tersebut membawa hujan deras, banjir, dan angin kencang ke wilayah timur China
Otoritas maritim menghentikan puluhan rute feri penumpang. Lebih dari 100 proyek konstruksi lepas pantai juga dihentikan sementara.
Penghentian aktivitas tersebut dilakukan karena kondisi laut dan cuaca dapat membahayakan kapal serta pekerja yang berada di kawasan lepas pantai.
Dengan badai yang bergerak di kawasan timur China, gangguan tidak hanya terjadi di daratan, tetapi juga meluas ke jalur transportasi laut.
Dolphin Menempuh 6.000 Km
Salah satu fakta paling menarik mengenai Topan Dolphin adalah perjalanan panjangnya sebelum mencapai China.
Menurut laporan CCTV yang dikutip BBC, badai tersebut telah menempuh perjalanan sekitar 6.000 kilometer sebelum mendarat.
CCTV juga menyebut Dolphin memiliki umur lebih dari tiga kali rata-rata umur sebuah topan.
Perjalanan tersebut membuat sistem badai memiliki jangkauan yang sangat luas sebelum akhirnya mencapai China.
Kondisi ini turut menjelaskan mengapa dampaknya terasa di berbagai wilayah, mulai dari Shanghai hingga sejumlah kota di Zhejiang dan Fujian.
Seorang Anak Dilaporkan Hilang
Di tengah kondisi cuaca ekstrem tersebut, seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun dari Wenling, Zhejiang, dilaporkan hilang.
Anak tersebut disebut tersapu ke laut.
Baca Juga
Hingga laporan BBC yang menjadi sumber artikel ini, pemerintah China belum melaporkan adanya korban jiwa.
Kasus tersebut menjadi pengingat bahwa badai besar tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat menciptakan situasi berbahaya di kawasan pesisir.