Topan Dolphin Bikin Shanghai Lumpuh, Ratusan Penerbangan Kembali Dibatalkan
Topan Dolphin membuat aktivitas di Shanghai terganggu setelah badai besar tersebut membawa hujan deras, banjir, dan angin kencang ke wilayah timur China
Penutupan tersebut menjadi langkah antisipasi karena kawasan wisata terbuka memiliki risiko lebih tinggi ketika hujan deras dan angin kencang melanda.
Lebih Dari 1 Juta Warga Dievakuasi
Dampak Topan Dolphin jauh lebih luas dibandingkan gangguan aktivitas di Shanghai.
Di Provinsi Zhejiang, pemerintah melakukan evakuasi dalam skala besar untuk melindungi warga dari ancaman badai dan banjir.
Di Wenzhou, sekitar 900.000 orang telah dipindahkan dari wilayah yang berisiko. Pemerintah setempat juga membuka lebih dari 1.000 tempat penampungan darurat.
Sementara itu, sekitar 390.000 warga di Taizhou telah dievakuasi dari rumah mereka.
Jika kedua angka tersebut digabungkan, jumlah warga yang dievakuasi di dua kota Zhejiang saja mencapai sekitar 1,29 juta orang.
Hujan Hingga 500 Mm Mengancam Zhejiang
Hujan menjadi salah satu ancaman terbesar yang dibawa Topan Dolphin.
Menurut prakiraan yang dikutip BBC, sejumlah wilayah di Zhejiang dapat menerima curah hujan antara 250 mm hingga 500 mm dalam beberapa hari.
Curah hujan sebesar itu berpotensi memperburuk banjir yang sudah terjadi di sejumlah lokasi.
Di Hangzhou, ibu kota Zhejiang, pemerintah bahkan membebaskan biaya parkir di seluruh ruang publik bagi pengendara yang membutuhkan tempat berlindung dari angin kencang dan banjir.
Baca Juga
Kebijakan tersebut menunjukkan bagaimana pemerintah daerah berupaya menyediakan ruang aman bagi masyarakat selama kondisi cuaca ekstrem.
Aktivitas Laut Juga Dihentikan
Topan Dolphin turut mengganggu aktivitas maritim di Provinsi Fujian.