Kolombia Punya Presiden Sayap Kanan Baru, AS Kucurkan Bantuan Keamanan $1 Miliar
Abelardo de la Espriella resmi menjadi presiden baru Kolombia dengan membawa agenda politik sayap kanan yang lebih keras terhadap kejahatan terorganisasi. Hanya
Pelantikannya pun digelar di Cali, bukan di ibu kota Bogotá. Pilihan lokasi tersebut menjadi bagian dari upayanya menunjukkan bahwa pemerintahannya ingin mengambil jarak dari pola politik yang selama ini berpusat di ibu kota.
Penutup
Pelantikan Abelardo de la Espriella menandai perubahan penting dalam arah politik Kolombia. Pemerintahan baru mengusung pendekatan keamanan yang lebih keras, meninggalkan strategi "total peace" Gustavo Petro, serta memperkuat hubungan dengan Amerika Serikat dan Israel.
Kucuran paket keamanan senilai $1 miliar dari Washington pada hari pertama pemerintahannya memperlihatkan bahwa perubahan tersebut bukan hanya terjadi di tingkat domestik.
Bagi Amerika Serikat, Kolombia kembali menjadi mitra penting dalam menghadapi perdagangan narkotika, kejahatan terorganisasi, dan persoalan migrasi. Sementara bagi de la Espriella, dukungan Washington dapat menjadi modal penting untuk menjalankan agenda keamanan yang menjadi salah satu janji utama kampanyenya.
Perubahan ini juga memperkuat tren pergeseran politik Amerika Latin ke arah kanan, sekaligus menempatkan pemerintahan sayap kiri di kawasan seperti Brasil di tengah lingkungan politik regional yang semakin berubah.
Referensi:
BBC News, "US offers $1bn to Colombia on new right-wing president's first day of office"