Internasional . 10/08/2026, 09:00 WIB

Kekeringan Hebat Landa Puerto Rico, Air Bersih Warga Kini Dijatah

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kekeringan dapat dengan cepat berubah menjadi persoalan sosial ketika cadangan air tidak mencukupi kebutuhan penduduk.

Namun, kondisi terbaru kembali menyoroti persoalan lama mengenai ketahanan infrastruktur air Puerto Rico.

Krisis tersebut juga berlangsung ketika wilayah itu menghadapi berbagai ancaman cuaca ekstrem lainnya. Pemerintah Puerto Rico menyebut terdapat lebih dari 1.000 kebakaran hutan yang sedang berlangsung.

Gubernur González berharap hujan dapat kembali setelah lapisan debu Sahara yang sedang bergerak melintasi kawasan Karibia meninggalkan wilayah tersebut.

Perubahan Iklim Menambah Tekanan

Puerto Rico sebelumnya telah mengalami berbagai peristiwa cuaca ekstrem yang dikaitkan dengan perubahan iklim.

Badai Maria pada 2017 menjadi salah satu contoh paling parah. Badai tersebut menghancurkan sebagian besar jaringan listrik Puerto Rico dan menyebabkan ribuan kematian.

Para ilmuwan menyatakan perubahan iklim akibat aktivitas manusia dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya sejumlah peristiwa cuaca ekstrem.

Dalam konteks kekeringan, perubahan pola curah hujan dan peningkatan suhu dapat memberikan tekanan tambahan terhadap sumber daya air. Ketika hujan turun lebih sedikit atau periode kering berlangsung lebih panjang, waduk akan lebih cepat kehilangan cadangan.

Kondisi tersebut menjadi semakin berat apabila sistem distribusi air mengalami kebocoran dan kapasitas penyimpanan waduk berkurang akibat sedimentasi.

Krisis Air Menunjukkan Rapuhnya Sistem Perkotaan

Krisis yang terjadi di Puerto Rico memperlihatkan bahwa ketersediaan air tidak hanya ditentukan oleh jumlah hujan.

Sebuah wilayah dapat memiliki sumber air, tetapi tetap mengalami kekurangan apabila cadangan tersebut menyusut lebih cepat daripada kemampuan sistem untuk mengisinya kembali.

Infrastruktur juga memainkan peran penting. Kebocoran jaringan distribusi berarti sebagian air yang sudah diproduksi tidak pernah sampai kepada konsumen.

Karena itu, menghadapi kekeringan membutuhkan lebih dari sekadar menunggu hujan. Perbaikan jaringan pipa, pengurangan kebocoran, pengelolaan sedimentasi waduk, serta perencanaan cadangan air menjadi bagian penting dari ketahanan menghadapi periode kering.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id