Gianni Infantino Didesak Mundur, FIFA Siap Melawan
FIFA menghadapi tekanan yang semakin besar terhadap kepemimpinan Gianni Infantino. Sejumlah pihak di Eropa mulai kehilangan kepercayaan terhadap presiden FIFA
Sebaliknya, meningkatnya tekanan dari UEFA menunjukkan bahwa hubungan dengan sepak bola Eropa sedang berada dalam kondisi yang tidak mudah.
Persoalan proposal FIFA Forward Enterprise juga memperlihatkan bahwa perbedaan kepentingan mengenai pengelolaan bisnis sepak bola dapat berkembang menjadi konflik politik yang lebih besar.
Penutup
Gianni Infantino kini menghadapi salah satu tekanan politik paling serius selama kepemimpinannya di FIFA. Sejumlah pihak di Eropa telah kehilangan kepercayaan dan bahkan menyerukan agar dirinya mundur.
Namun, FIFA memilih memberikan perlawanan dengan menegaskan bahwa Infantino tetap memiliki mandat dari asosiasi anggota yang memilihnya.
Dengan dukungan kuat dari Afrika dan Amerika Selatan, upaya untuk mengganti Infantino tidak akan berlangsung sederhana. Jika konflik dengan UEFA terus berkembang, pertarungan mengenai masa depan kepemimpinan FIFA berpotensi menjadi salah satu isu politik terbesar dalam sepak bola internasional.
Perkembangan berikutnya akan sangat bergantung pada apakah tekanan dari Eropa mampu berkembang menjadi dukungan yang lebih luas di antara 211 anggota FIFA, atau justru membuat kubu pendukung Infantino semakin solid.
Referensi:
BBC Sport, "Gianni Infantino: Fifa criticises campaign to oust president"
BBC Sport, "Gianni Infantino's alleged lover was paid severance by Uefa"
The Telegraph, "Gianni Infantino's lover was paid off by Uefa"