Internasional

Gianni Infantino Didesak Mundur, FIFA Siap Melawan

FIFA menghadapi tekanan yang semakin besar terhadap kepemimpinan Gianni Infantino. Sejumlah pihak di Eropa mulai kehilangan kepercayaan terhadap presiden FIFA

Gianni Infantino Didesak Mundur, FIFA Siap Melawan
Presiden FIFA Gianni Infantino, Image: @gianni_infantino / Instagram

fin.co.id - FIFA menghadapi tekanan yang semakin besar terhadap kepemimpinan Gianni Infantino. Sejumlah pihak di Eropa mulai kehilangan kepercayaan terhadap presiden FIFA tersebut, bahkan ada seruan agar Infantino mengundurkan diri.

Namun, FIFA justru memberikan pembelaan keras. Organisasi sepak bola dunia itu menilai terdapat upaya terkoordinasi untuk melemahkan FIFA sekaligus menjatuhkan Infantino dari jabatannya.

FIFA Tuduh Ada Upaya Menjatuhkan Infantino

Dalam pernyataan yang dirilis pada Sabtu, FIFA menegaskan bahwa Infantino masih memiliki mandat dari asosiasi anggota FIFA yang memilihnya secara demokratis.

FIFA juga menolak berbagai tuduhan yang beredar dan menyebut sebagian klaim tersebut tidak memiliki dasar yang kuat.

Organisasi itu menilai spekulasi dan insinuasi tidak seharusnya diperlakukan sebagai fakta. FIFA bahkan menyebut terdapat upaya yang terus berlangsung untuk merusak reputasi organisasi dan presidennya.

"Semakin jelas bahwa ada upaya terkoordinasi dan berkelanjutan oleh sejumlah pihak untuk melemahkan FIFA dan presidennya," demikian pernyataan FIFA seperti dikutip BBC.

FIFA kemudian menegaskan bahwa pihak yang tidak memperoleh dukungan mayoritas asosiasi anggota seharusnya tidak mencoba mencapai tujuan melalui tuduhan, insinuasi, atau informasi yang keliru.

Tekanan Datang Dari Eropa

Tekanan terhadap Infantino terutama muncul dari lingkungan sepak bola Eropa. UEFA sebelumnya menyatakan telah kehilangan kepercayaan terhadap presiden FIFA tersebut.

Perselisihan tersebut salah satunya berkaitan dengan proposal FIFA Forward Enterprise atau FFE yang kini telah dibatalkan.

Rencana tersebut sebelumnya mencakup pembentukan perusahaan baru yang akan mengelola hak komersial dan tiket FIFA. Dalam proposal itu, sekitar 21 persen perusahaan baru tersebut direncanakan dijual kepada perusahaan investasi swasta.

Rencana tersebut mendapat penolakan dari sejumlah pihak di Eropa karena dianggap berpotensi mengubah pengelolaan aset komersial FIFA secara signifikan.

UEFA juga masih mempertahankan ancaman untuk memboikot sejumlah agenda FIFA. Badan sepak bola Eropa itu mengatakan jaminan bahwa proposal FFE tidak akan dihidupkan kembali belum diterima.

Berita Terkait