Ragam . 03/08/2026, 14:57 WIB

Hutama Karya Lepas Sentra Kriya Ogan Ilir Mandiri, Penjualan Tembus Rp96 Juta dan Siap Naik Kelas

Penulis : Wanda Afifah
Editor : Wanda Afifah

Ogan Ilir Dipilih Karena Berada di Koridor JTTS

Kabupaten Ogan Ilir dipilih sebagai lokasi program karena berada di sepanjang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Palembang—Indralaya—Prabumulih. Selain memiliki posisi strategis, daerah ini juga dikenal sebagai salah satu sentra perajin terbesar di Sumatera Selatan.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Hutama Karya menghubungkan program TJSL dengan wilayah operasional perusahaan. Langkah ini juga sejalan dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-1/MBU/03/2023 yang menempatkan pengembangan usaha mikro dan usaha kecil sebagai salah satu prioritas TJSL.

Program Berkembang Bertahap Sejak 2023

Program Sentra Kriya Ogan Ilir yang berada di bawah payung HK Peduli Kreatif berkembang secara bertahap.

Pada 2023, Hutama Karya memfokuskan dukungan pada penambahan modal bahan baku kerajinan perak dan tembaga sekaligus membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) Usang Sungging.

Selanjutnya, pada 2024, dukungan diperluas ke sektor wastra tradisional melalui pembentukan Koperasi Produsen Kain Gebeng Maju Berjaya.

Memasuki 2025, Hutama Karya menggandeng PT Olahkarsa Inovasi Indonesia sebagai mitra pendamping. Pendampingan mencakup pembinaan teknis, promosi, hingga penguatan pemasaran yang berlangsung sampai April 2026.

Digital Marketing Jadi Senjata Baru Perajin

Pendampingan tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi. Program juga mendorong transformasi pemasaran agar produk lokal lebih mudah menjangkau konsumen.

Dalam fase ini, proses pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Motif Limar Padi Pegagan pada kain Gebeng ikut berjalan. Selain itu, kelompok usaha memperoleh profil usaha, katalog produk, serta dukungan dua mitra pemasaran aktif, yaitu KC Haris Jaya dan Puswabar.

Hutama Karya bersama PT Olahkarsa Inovasi Indonesia juga menginisiasi Youth Culture Creative (YCC) yang melibatkan mahasiswa Ogan Ilir dan komunitas HIMUKTA sebagai duta budaya. Rangkaian kegiatan tersebut mencapai puncaknya melalui Experience Day pada Mei 2026.

Ketua Koperasi Produsen Kain Gebeng Maju Berjaya, Madu Lukita, mengaku perubahan paling besar terjadi pada sisi pemasaran.

Sebelumnya, kelompok perajin menghadapi kesulitan memasarkan produk kepada konsumen. Setelah mengikuti pembekalan dari Hutama Karya, mereka mulai memanfaatkan digital marketing. Kini, produk telah memiliki katalog, daftar harga yang jelas, serta lebih mudah diakses calon pembeli melalui telepon seluler. Para perajin juga memperoleh pengembangan motif sehingga variasi kain Gebeng semakin kaya.

Dampak Program Capai Skor SROI 2,40

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id