Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka
Sebelum sanksi dijatuhkan, Lurah Syerly sempat memberikan pembelaan diri atas tindakannya. Ia berdalih bahwa dirinya memiliki hubungan kenalan secara personal dengan warga yang bersangkutan, yakni Ibu Ulfa. Syerly mengklaim bahwa celetukan tersebut terlontar secara spontan karena mereka sering saling melempar candaan dalam keseharian.
Pernyataan tersebut kemudian diperkuat oleh keterangan dari Ibu Ulfa sendiri. Warga tersebut membenarkan klaim sang lurah dan menyatakan bahwa hubungan mereka terjalin baik tanpa ada masalah personal. Meskipun demikian, kedua belah pihak akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik demi meredam polekmik serta mengakhiri kesalahpahaman luas di tengah masyarakat.