Indonesia Terancam Kekeringan! BMKG: El Nino Kuat Bertahan hingga 2027

fin.co.id - 01/08/2026, 21:24 WIB

Indonesia Terancam Kekeringan! BMKG: El Nino Kuat Bertahan hingga 2027

Ilustrasi tanah retak di musim kemarau. (istimewa)

BMKG mencatat rekor HTH terpanjang terjadi di PRH Katerban, Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yang tidak mengalami hujan selama 80 hari berturut-turut.

Meski demikian, BMKG memperkirakan curah hujan dengan kategori tinggi mulai muncul secara bertahap pada Oktober hingga November 2026 di beberapa wilayah Indonesia.

Lebih dari 5.000 Titik Panas Terdeteksi

Cuaca yang semakin kering juga berdampak langsung terhadap meningkatnya jumlah titik panas atau hotspot.

Hingga 29 Juli 2026, BMKG mendeteksi sedikitnya 5.019 titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah, terutama:

  • Kalimantan Barat

  • Papua Selatan

  • Riau

Selain tiga wilayah tersebut, daerah lain yang masuk kategori rawan karhutla meliputi:

BMKG mengimbau pemerintah daerah maupun masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang puncak musim kemarau pada Agustus hingga September.

El Nino Sudah Masuk Kategori Kuat

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan bahwa indeks Nino 3.4 pada akhir Juni telah mencapai 1,56.

Angka tersebut menunjukkan El Nino telah melewati ambang batas kategori kuat, yakni di atas 1,5.

Di sisi lain, suhu permukaan laut di Samudra Hindia tercatat -0,387, yang menjadi indikator munculnya peluang terbentuknya fenomena IOD Positif.

Meski demikian, Ardhasena menegaskan bahwa dampak terbesar El Nino terhadap Indonesia terjadi ketika fenomena tersebut berlangsung bersamaan dengan musim kemarau.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Pimred FIN.CO.ID