“Individu yang dimaksud bukanlah tahanan dan tidak didakwa dengan spionase,” kata Baqaei.
Klarifikasi ini merespons pernyataan Trump pada pekan lalu. Saat itu, Trump mengklaim melalui platform Truth Social miliknya bahwa Iran telah membebaskan seorang warga negara Amerika yang menurutnya telah “ditahan secara tidak sah” pada Desember 2024.