Di Tengah Aksi Saling Serang dengan AS, Teheran Terima Usulan Mediator dan Pilih Jalur Diplomasi

fin.co.id - 20/07/2026, 18:37 WIB

Di Tengah Aksi Saling Serang dengan AS, Teheran Terima Usulan Mediator dan Pilih Jalur Diplomasi

Iran terima usulan mediator demi redakan ketegangan dengan AS.

fin.co.id - Hubungan Teheran dan Washington memasuki babak baru yang penuh dinamika. Pemerintah Iran pada Senin, 20 Juli 2026, mengaku telah menerima usulan dari para mediator yang bertujuan untuk meredakan ketegangan dengan pihak Amerika Serikat.

Saat ini, Teheran sedang meninjau usulan tersebut secara mendalam, sambil menegaskan kembali komitmen kuat mereka pada jalur diplomasi di tengah situasi baku tembak yang masih terjadi antara Washington dan Teheran.

Langkah damai lewat meja perundingan ini berjalan beriringan dengan kesiapsiagaan militer kedua belah pihak di kawasan Timur Tengah.

Fokus Mencegah Eskalasi Militer Lebih Lanjut

Pihak penengah internasional terus bergerak cepat untuk meredam konflik agar tidak meluas menjadi perang terbuka. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menjelaskan dalam konferensi pers bahwa para mediator sedang berupaya keras mencegah eskalasi lebih lanjut. Mereka pun sudah menyampaikan poin-poin proposal perdamaian tersebut kepada pihak Teheran.

“Kami telah menerima usulan melalui para mediator, tetapi tidak akan membahas detailnya pada tahap ini,” kata Baqaei dalam komentarnya yang disiarkan oleh stasiun televisi pemerintah IRIB.

Baqaei juga memastikan bahwa korps diplomatik Iran terus menjalankan tanggung jawab mereka secara beriringan dengan angkatan bersenjata negara. Sinergi ini bertujuan untuk menjaga stabilitas nasional dari segala bentuk ancaman luar.

“Sementara angkatan bersenjata kami menanggapi dengan tegas dan cepat terhadap sumber agresi Amerika, diplomasi sepenuhnya menyadari tugasnya dan tidak akan menyia-nyiakan upaya apa pun dalam memenuhinya,” katanya.

Ia menambahkan bahwa para diplomat Iran “tidak akan meninggalkan tugas mereka,” sama seperti angkatan bersenjata negara itu “tidak akan mengabaikan tugas mereka untuk membela tanah air.”

Amankan Selat Hormuz Bersama Oman

Selain merespons proposal perdamaian, Iran juga menaruh perhatian besar pada jalur perdagangan maritim global yang krusial. Baqaei mengatakan bahwa Iran bertekad, bekerja sama dengan Oman, untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan “untuk sepenuhnya menjalankan kedaulatannya dan mencegah ancaman keamanan apa pun di Selat Hormuz.”

Langkah strategis ini menjadi sangat penting mengingat situasi di Selat Hormuz kembali memanas dalam beberapa waktu terakhir, yang berpotensi mengganggu stabilitas kawasan.

Bantahan Keras Terkait Klaim Pembebasan Tahanan oleh Donald Trump

Perwakilan Iran juga memanfaatkan momentum konferensi pers untuk meluruskan kabar miring dari Gedung Putih. Baqaei secara tegas menolak klaim Presiden AS Donald Trump yang menyatakan bahwa Iran telah membebaskan seorang warga negara Amerika Serikat. Trump sebelumnya menyebut warga tersebut sempat tertahan atas tuduhan spionase.

Mengulangi pernyataan resmi yang keluar dari lembaga peradilan Iran, ia menegaskan bahwa tidak ada satu pun tahanan Amerika yang sesuai dengan deskripsi Trump yang telah keluar dari penjara Iran.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID