Sport . 17/07/2026, 08:29 WIB

Zidane Difavoritkan Jadi Pelatih Timnas Prancis Gantikan Didier Deschamps, Tapi Aturan Baru Ini Ancam Gagalkan Kesepakatan

Penulis : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

fin.co.id – Kekalahan Timnas Prancis dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026 semakin menguatkan spekulasi mengenai pergantian pelatih Les Bleus. Nama legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane, kini disebut-sebut sebagai kandidat utama untuk menggantikan Didier Deschamps.

Prancis harus mengubur mimpi tampil di final Piala Dunia 2026 setelah takluk 0-2 dari Spanyol pada laga semifinal di Stadion Dallas, Selasa lalu.

Les Bleus kini dijadwalkan menjalani pertandingan perebutan peringkat ketiga menghadapi pemenang laga Inggris kontra Argentina pada Sabtu mendatang.

Laga tersebut sekaligus menjadi penampilan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih Timnas Prancis setelah memimpin tim selama 14 tahun.

Menurut laporan situs Prancis Foot Mercato, Federasi Sepak Bola Prancis telah mulai menyiapkan transisi menuju era baru usai berakhirnya kepemimpinan Deschamps.

Dalam laporan itu, Zidane disebut sebagai sosok yang paling berpeluang mengambil alih kursi pelatih. Selain memiliki keinginan untuk menangani tim nasional, mantan kapten Prancis itu juga mendapat dukungan besar dari publik berkat prestasinya saat membesut Real Madrid, termasuk mempersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun.

Aturan Gaji Jadi Kendala

Meski menjadi kandidat terdepan, proses penunjukan Zidane disebut tidak akan berjalan mulus. Hambatan utama berasal dari regulasi baru mengenai tata kelola olahraga profesional yang mulai diberlakukan di Prancis.

Aturan tersebut membatasi total bonus tahunan di federasi olahraga maksimal 450 ribu euro, kecuali jika pihak terkait memperoleh pengecualian dari Kementerian Olahraga.

Kondisi itu menjadi perhatian karena Didier Deschamps diketahui menerima kompensasi yang melebihi batas tersebut. Sementara itu, Zidane diperkirakan tidak akan bersedia menerima bayaran yang jauh lebih rendah dibanding pendahulunya.

Situasi tersebut membuat Federasi Sepak Bola Prancis berpotensi mengajukan permohonan dispensasi kepada pemerintah agar dapat menawarkan kontrak dengan nilai yang sesuai kepada Zidane.

Kementerian Olahraga Angkat Bicara

Di sisi lain, Menteri Olahraga Prancis Marina Ferrari menegaskan pemerintah tidak akan mencampuri keputusan Federasi Sepak Bola Prancis dalam menentukan pelatih tim nasional. Namun, ia mengakui bahwa kasus Zidane memiliki karakteristik yang berbeda karena berkaitan dengan kemungkinan pemberian pengecualian terhadap aturan baru tersebut.

Laporan itu juga menyebutkan, sebagian pengamat menilai pemberian dispensasi dapat memunculkan persepsi adanya campur tangan pemerintah dalam urusan federasi sepak bola. Isu tersebut dinilai sensitif karena FIFA dan UEFA selama ini menekankan pentingnya independensi federasi sepak bola nasional dari intervensi politik.

Dalam beberapa pekan ke depan, Federasi Sepak Bola Prancis diperkirakan akan berupaya mencari solusi yang dapat mengakomodasi aturan pemerintah sekaligus memenuhi ekspektasi kontrak untuk Zidane, jika benar dipilih sebagai pelatih baru Les Bleus. *

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id