Pendidikan . 16/07/2026, 16:03 WIB
fin.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen penuh untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh warga melalui berbagai program bantuan pendidikan strategis. Pemprov DKI Jakarta kini menyediakan fasilitas beasiswa mulai dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah, hingga jenjang pendidikan tinggi tingkat magister (S2) dan doktor (S3).
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan langsung kebijakan tersebut saat meresmikan gedung SMP dan SMA Labschool Ciracas di Jakarta Timur pada hari Kamis. Ia menegaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu pilar prioritas utama bagi jajarannya demi membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) Jakarta yang unggul.
"Yang saya senang adalah untuk KJMU (Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul), kalau dulu hanya untuk S1, maka sejak saya menjabat, saya izinkan untuk S2 dan S-3," ujar Pramono, Kamis, 16 Juli 2026.
Pramono juga menambahkan bahwa sektor edukasi mendapat perhatian khusus dari dirinya. "Pendidikan adalah salah satu hal yang betul-betul mendapatkan perhatian ataupun atensi saya pribadi. Maka, Jakarta sekarang ini termasuk yang memberikan beasiswa terbanyak di Republik Indonesia ini," tutur Pramono.
Hingga saat ini, program Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang menyasar siswa tingkat SD sampai SMA telah membantu sebanyak 707.477 orang penerima. Sementara itu, penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) sudah mencapai angka 15.825 mahasiswa, dengan salah satu jumlah penerima terbanyak berada di kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Pramono menjelaskan bahwa kebijakan memperluas cakupan KJMU hingga jenjang pascasarjana bergulir demi memberikan kesempatan yang jauh lebih besar bagi warga Jakarta. Pemprov DKI Jakarta ingin warganya mampu meningkatkan kompetensi serta daya saing global melalui pendidikan tinggi formal.
Selain mengoptimalkan bantuan domestik, pihak pemerintah daerah juga tengah mematangkan program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) DKI Jakarta. Program beasiswa khusus ini rencananya akan resmi berjalan pada tahun 2027 mendatang. Pemprov DKI Jakarta akan mengelola dana tersebut bersama Pemerintah Pusat untuk membiayai mahasiswa Jakarta yang ingin melanjutkan studi ke universitas luar negeri.
"Memang di tahap awal ini, kami baru bisa memberangkatkan kurang lebih 50 sampai 75 mahasiswa yang akan sekolah di luar negeri," kata Pramono menjelaskan kuota awal program tersebut.
Untuk bisa mendapatkan beasiswa LPDP Jakarta ini, pelamar wajib memenuhi sejumlah syarat utama. Syarat tersebut antara lain harus memiliki KTP DKI Jakarta, sudah mengantongi bukti diterima di perguruan tinggi berkualitas, serta berasal dari latar belakang keluarga kurang mampu.
Bukan hanya fokus pada bangku perkuliahan, Pemprov DKI Jakarta juga melanjutkan aksi nyata lewat program pemutihan ijazah bagi warga. Program ini menyasar masyarakat yang dokumen kelulusannya masih tertahan di sekolah akibat terkendala masalah administrasi dan biaya.
Melalui kerja sama apik bersama Baznas (BAZIS) DKI Jakarta, program ini sukses membebaskan sekitar 6.200 ijazah pada tahun lalu. Pemprov DKI Jakarta memasang target jumlah yang hampir sama untuk diselesaikan pada tahun ini. Langkah konkretnya adalah dengan mengambil alih seluruh penyelesaian kewajiban administrasi maupun keuangan agar ijazah bisa segera kembali ke tangan pemiliknya.
Pramono optimis seluruh program sosial dan edukasi ini tetap berjalan lancar karena fondasi ekonomi Jakarta yang kokoh. Kontribusi besar ini terlihat dari performa APBD dan pendapatan daerah yang sehat.
"Jakarta sekarang ini memberikan kontribusi 16,67 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dengan pertumbuhan ekonomi Jakarta 5,59 persen. Dan Alhamdulillah, walaupun ada pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) yang tinggi, efisiensi yang tinggi, hal yang berkaitan dengan pembangunan di Jakarta sekarang ini relatif berjalan sesuai yang kami rencanakan," ucap Pramono mengakhiri penjelasannya.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id