Jutaan Orang Teken Petisi Usir Argentina dari Piala Dunia 2026, Katanya La Albiceleste Anak FIFA

fin.co.id - 15/07/2026, 10:18 WIB

Jutaan Orang Teken Petisi Usir Argentina dari Piala Dunia 2026, Katanya La Albiceleste Anak FIFA

Timnas Argentina, Image: @afaseleccionen / Instagram

fin.co.id - Petisi yang mendesak FIFA mendiskualifikasi Argentina dari Piala Dunia 2026 terus menjadi perhatian. Hingga Rabu 15 Juli 2026 lebih dari enam juta orang dilaporkan telah menandatangani petisi tersebut.

Petisi yang dipublikasikan melalui situs argentinaout.com itu muncul setelah mencuat tudingan bahwa Argentina dan kaptennya, Lionel Messi, mendapat perlakuan istimewa dari FIFA maupun perangkat pertandingan selama turnamen berlangsung.

Dalam petisi tersebut, penyelenggara meminta FIFA mengeluarkan Argentina dari Piala Dunia 2026 karena menilai kompetisi tidak lagi berjalan secara adil. Mereka menuding FIFA berpihak ke Argentina dan Lionel Messi. 

"Sudah jelas FIFA dan para wasit berpihak kepada Lionel Messi dan Argentina. Mengapa negara lain harus bersaing jika pemenangnya sudah ditentukan? Keluarkan Argentina dari Piala Dunia dan berikan kesempatan yang adil bagi tim lainnya," demikian isi petisi tersebut, dikutip dari South China Morning Post, Rabu 15 Juli 2026.

Bermula dari Laga Kontra Mesir

Gelombang protes menguat setelah kemenangan dramatis Argentina atas Mesir pada babak 16 besar. Dalam pertandingan itu, La Albiceleste bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menang 3-2.

Messi sempat gagal mengeksekusi penalti pada babak pertama. Namun, Argentina mampu mencetak tiga gol dalam 13 menit terakhir dan memastikan langkah ke perempat final.

Mesir kemudian mempertanyakan sejumlah keputusan wasit. Salah satunya terkait gol mereka yang dianulir setelah peninjauan Video Assistant Referee (VAR) karena dianggap terjadi pelanggaran dalam proses serangan.

Di sisi lain, Mesir menilai gol penentu kemenangan Argentina juga semestinya diperiksa melalui VAR. Mereka menduga terjadi pelanggaran terhadap Mohamed Salah sebelum gol tercipta dan beranggapan seharusnya mendapat hadiah penalti.

Pelatih Mesir Hossam Hassan bahkan menuding hasil pertandingan telah diarahkan agar Argentina tetap bertahan di turnamen.

"Saya akan mengatakan apa yang saya pikirkan, apa pun risikonya. Ini jelas telah diatur dan semua orang melihatnya. Jika mereka memang sangat ingin Argentina menang, mengapa masih mengundang negara lain untuk ikut Piala Dunia?" kata Hassan.

Ia juga mempertanyakan komitmen FIFA terhadap prinsip fair play.

"FIFA mempromosikan 'Fair Play', tetapi kami tidak melihatnya di lapangan. Tanpa kesalahan-kesalahan itu, hasil pertandingan pasti akan berbeda," ujarnya.

Scaloni Bantah Tuduhan

Pelatih Argentina Lionel Scaloni menolak seluruh tudingan yang menyebut timnya memperoleh keuntungan dari keputusan wasit maupun FIFA.

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca