Sport . 15/07/2026, 12:30 WIB
fin.co.id - Semifinal Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan salah satu rivalitas terbesar dalam sejarah sepak bola. Inggris akan menghadapi juara bertahan Argentina di Atlanta Stadium pada Rabu (15/7) waktu setempat, dengan satu tiket menuju partai final menjadi taruhannya.
Laga ini bukan sekadar pertemuan dua kekuatan sepak bola dunia, tetapi juga babak baru dari rivalitas panjang yang telah melahirkan banyak momen ikonik di Piala Dunia. Pemenang pertandingan akan menantang Spanyol di final setelah La Roja menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0.
Inggris datang ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi setelah melewati perjalanan yang tidak mudah. Tim asuhan Thomas Tuchel berhasil mengatasi Republik Demokratik Kongo, Meksiko, hingga menyingkirkan Norwegia 2-1 di perempat final berkat dua gol Jude Bellingham.
Bellingham menjadi sosok yang paling bersinar bersama kapten Harry Kane. Keduanya sama-sama telah mengoleksi enam gol sepanjang turnamen, menjadikan duet tersebut sebagai senjata utama The Three Lions dalam membongkar pertahanan Argentina.
Selain dua pemain tersebut, Inggris juga masih memiliki Bukayo Saka, Anthony Gordon, dan Marcus Rashford yang siap memberikan ancaman dari lini depan. Kombinasi kreativitas dan kecepatan para pemain ini menjadi harapan Inggris untuk mengakhiri penantian panjang menuju final Piala Dunia.
Di sisi lain, Argentina datang dengan status juara bertahan sekaligus salah satu tim paling konsisten sepanjang turnamen. Tim racikan Lionel Scaloni selalu berhasil menemukan jalan menuju kemenangan, termasuk saat mengalahkan Tanjung Verde, Mesir, dan Swiss di fase gugur.
Lionel Messi kembali menjadi pusat permainan La Albiceleste. Kapten Argentina itu terus menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin tim sekaligus mesin gol yang membawa negaranya kembali menembus semifinal.
Namun kekuatan Argentina tidak hanya bergantung pada Messi. Julian Alvarez, Lautaro Martinez, Alexis Mac Allister, Rodrigo De Paul hingga Enzo Fernandez turut memberikan kontribusi besar sepanjang kompetisi. Di lini belakang, duet Cristian Romero dan Lisandro Martinez tampil solid dengan dukungan Emiliano Martinez yang kembali menjadi andalan di bawah mistar.
Pertemuan Inggris dan Argentina selalu menyimpan cerita besar dalam sejarah Piala Dunia. Kedua tim telah lima kali bertemu di turnamen ini, dengan Inggris meraih tiga kemenangan dan Argentina mencatat dua kemenangan.
Salah satu duel paling dikenang terjadi pada perempat final Piala Dunia 1986 ketika Diego Maradona mencetak gol kontroversial "Hand of God" serta gol solo spektakuler yang membawa Argentina menang 2-1.
Rivalitas itu berlanjut pada Piala Dunia 1998 yang dimenangkan Argentina melalui adu penalti, sebelum Inggris membalas kekalahan tersebut dengan kemenangan 1-0 di fase grup Piala Dunia 2002 melalui penalti David Beckham.
Kini, lebih dari dua dekade kemudian, kedua negara kembali bertemu dalam pertandingan dengan taruhan yang jauh lebih besar, yakni satu tempat di final Piala Dunia.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id