Catatan Dahlan Iskan . 15/07/2026, 05:44 WIB
Oleh: Dahlan Iskan
Saya ditelepon Said Didu karena tokoh pergerakan itu ditelepon Febrie Ardiansyah. "Saya akan lawan," ujar mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus itu kepada Said Didu seperti yang diceritakan kepada saya kemarin sore.
Selebihnya saya belum bisa bercerita banyak. "Ia bilang bisa mempertanggungjawabkan semua yang selama ini dituduhkan kepadanya," ujar Didu, mantan ketua alumni Universitas IPB Bogor itu.
"Kenapa Anda yang ditelepon?" tanya saya malu-malu mengapa kok bukan saya.
"Saya juga bertanya begitu kepadanya. Kenapa menghubungi saya. Ia bilang karena saya independen, tidak bisa dibayar oleh siapa pun," ujar Didu.
"Dengan cara apa ia akan melawan?"
"Itu juga saya tanyakan. Katanya, akan melakukan praperadilan".
"Persis dengan dugaan saya. Ia akan mempraperadilankan penetapannya sebagai tersangka; padahal belum pernah diperiksa sebagai saksi. Itu tidak sesuai dengan KUHAP yang baru".
"Kata Febrie ia ini ternyata belum tersangka".
"Lho kan sudah diumumkan?"
"Katanya tidak jadi ditetapkan sebagai tersangka. Itu hanya pengumuman".
"Lalu apanya yang akan dipraperadilankan?"
"Penggeledahan itu".
Kalau betul begitu berarti akan seru banget. Anda pasti mendukung perlawanan itu. Tidak ada motif lain selain agar semuanya lebih terbuka. Siapa tahu inilah momentum tipping point dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
Dalam sidang praperadilan nanti, semuanya akan dibeberkan –kalau jadi. Jangan-jangan telepon itu hanya untuk menaikkan posisi tawar.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id