fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh aparatur negara agar melakukan introspeksi serta menjaga integritas di tengah komitmen pemerintah memperkuat pemberantasan korupsi di berbagai sektor.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menjelaskan arahan Presiden tersebut berlaku untuk seluruh unsur aparatur negara, mulai dari birokrasi pemerintahan, TNI, Polri, hingga Kejaksaan.
Menurutnya, Presiden menegaskan bahwa setiap aparatur negara memiliki tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat yang harus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
"Seluruh aparat negara harus menyadari bahwa mereka adalah pelayan rakyat yang diberi amanah untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab. Beliau menegaskan bahwa setiap aparatur negara harus menjaga integritas dan tidak mengkhianati amanah yang telah diberikan oleh rakyat," kata Qodari dalam keterangannya, Selasa, 14 Juli 2026.
Qodari mengatakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo tetap berkomitmen menjalankan agenda pemberantasan korupsi secara konsisten sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ia menambahkan pemerintah juga menghormati setiap proses hukum yang sedang berlangsung dan menyerahkan seluruh penanganannya kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
"Penegakan hukum harus berlangsung secara adil, tanpa membedakan jabatan, kedudukan, pangkat, ataupun kekuasaan. Tidak boleh ada pihak yang memperoleh perlakuan istimewa di hadapan hukum," katanya.
Lebih lanjut, Qodari menegaskan pemerintah mendukung proses penegakan hukum yang profesional, transparan, dan dilakukan tanpa tebang pilih. Meski demikian, ia mengingatkan agar kesalahan yang dilakukan individu tidak dijadikan dasar untuk menilai keseluruhan institusi.
"Pemerintah menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan, serta tidak pandang bulu. Penting dipahami bahwa tindakan yang dilakukan oleh oknum tidak mencerminkan keseluruhan institusi. Penegakan hukum yang konsisten merupakan bagian dari komitmen negara dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas," tegasnya.
Selain itu, pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah terhadap setiap pihak yang sedang menjalani proses hukum hingga adanya putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
Baca Juga
Qodari berharap seluruh elemen bangsa terus menjaga suasana yang kondusif, memperkuat persatuan, serta mendukung stabilitas nasional agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik.
"Dengan suasana yang aman, saling percaya, dan menghormati proses hukum, kita dapat terus melanjutkan pembangunan dan menghadirkan kesejahteraan yang semakin nyata bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.
Anisha Aprilia/Disway