Internasional . 13/07/2026, 13:09 WIB
Kementerian Luar Negeri Iran langsung mengutuk keras tindakan militer sekutu. Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk serangan AS yang "agresif" terhadap Iran selama akhir pekan.
Pihak kementerian juga membeberkan bahwa pembicaraan antara Iran dan Oman pada hari Sabtu di Muscat — yang berfokus pada pengaturan pengelolaan selat dan rute transit — tidak dapat mencapai hasil karena tekanan AS yang "terbuka dan terselubung" terhadap Oman.
Dalam seminggu terakhir, Trump sendiri mengatakan bahwa ia menganggap gencatan senjata telah berakhir, sambil tetap membuka pintu untuk pembicaraan lebih lanjut.
Sikap konfrontatif juga datang dari negosiator utama Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, yang menulis secara terbuka di akun X miliknya pada hari Minggu:
"Era kesepakatan sepihak telah berakhir. Kami sudah memberi tahu Anda: tepati janji Anda atau bayar harganya. Kenyataan sedang mengetuk."
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id