Sport . 11/07/2026, 12:42 WIB
fin.co.id - Swiss kembali dihadapkan pada tantangan berat saat berjumpa Argentina pada laga perempat final Piala Dunia 2026. Duel yang digelar di Kansas City Stadium, Amerika Serikat, Minggu 12 Juli 2026 pukul 08.00 WIB, menjadi kesempatan bagi Nati untuk mematahkan dominasi panjang Albiceleste.
Sejarah memang belum berpihak kepada Swiss. Dalam tujuh pertemuan sejak 1966 hingga 2014, mereka belum pernah sekalipun mengalahkan Argentina. Dari tujuh laga tersebut, Swiss menelan lima kekalahan, termasuk dua pertemuan terakhir.
Salah satu kekalahan itu terjadi di Piala Dunia 1966 dengan skor 0-2, sementara pada Piala Dunia 2014 Swiss kembali takluk 0-1 setelah Argentina mencetak gol pada babak perpanjangan waktu.
Bukan hanya kesulitan menghadapi Argentina, catatan Swiss melawan wakil Amerika Selatan juga kurang meyakinkan. Dari 10 pertandingan, mereka hanya sekali menang, yakni saat mengalahkan Ekuador 2-1 pada Piala Dunia 2014.
Swiss Datang dengan Modal Lebih Baik
Meski rekor pertemuan tak memihak, performa Swiss sepanjang Piala Dunia 2026 memberi alasan untuk percaya diri. Tim besutan Murat Yakin tampil lebih solid, terutama di lini belakang.
Dalam dua laga terakhir, Swiss mampu menjaga pertahanan dengan baik saat menyingkirkan Aljazair dan kemudian mengalahkan Kolombia melalui adu penalti.
Sebaliknya, Argentina memang selalu menang, tetapi kebobolan dalam dua pertandingan terakhir. Albiceleste bahkan sempat dipaksa bekerja keras saat menghadapi Tanjung Verde dan Mesir.
Situasi itu menunjukkan Argentina masih memiliki celah yang bisa dimanfaatkan lawan, terlebih Swiss dikenal sebagai tim yang disiplin dan terorganisasi.
Xhaka dan Akanji Jadi Andalan
Pengalaman juga menjadi modal penting Swiss. Granit Xhaka dan Ricardo Rodriguez merupakan bagian dari skuad yang pernah merepotkan Argentina pada Piala Dunia 2014.
Xhaka mengakui menghentikan Lionel Messi bukan perkara mudah. Namun ia menilai Swiss saat ini lebih matang dan memiliki organisasi permainan yang lebih baik.
Sementara itu, Manuel Akanji menegaskan timnya siap memberikan perlawanan maksimal.
"Saya kira kami bisa mempersulit siapa pun. Kami tahu laga ini sulit tapi kami akan bermain sebagus mungkin."
Meski kehilangan Johan Manzambi akibat cedera lutut, Swiss masih memiliki sejumlah pemain yang bisa menjadi pembeda seperti Breel Embolo, Dan Ndoye, hingga Xhaka yang menjadi motor permainan di lini tengah.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id