Internasional . 09/07/2026, 17:09 WIB
fin.co.id - Ketegangan di Timur Tengah kembali membara setelah militer Amerika Serikat melancarkan aksi pengeboman masif. Serangan Amerika Serikat terhadap lima provinsi di Iran dalam dua hari terakhir menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 78 lainnya.
Kementerian Kesehatan Iran membagikan data tersebut pada Kamis, 9 Juli 2026), menyusul eskalasi bersenjata yang melibatkan kedua negara.
“Amerika Serikat telah menyasar lima provinsi di Iran pada 8 dan 9 Juli,” tulis Kepala Pusat Hubungan Masyarakat dan Informasi Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, dalam unggahannya di media sosial X.
Pihak kementerian mengonfirmasi bahwa tim medis bergerak cepat untuk menangani para korban di lapangan. Menurut kementerian, 47 korban luka masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara korban lainnya telah dipulangkan setelah mendapatkan penanganan medis.
Dampak fatal dari agresi udara ini tersebar di beberapa titik. Sebanyak tiga dari jumlah korban tewas merupakan akibat dari serangan di dekat Kota Ahvaz, Iran barat daya, menurut kantor berita pemerintah Iran, IRNA, yang mengutip Wakil Gubernur Provinsi Khuzestan Bidang Keamanan, Valiollah Hayati.
Data korban terbaru ini diumumkan saat kembali memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran setelah runtuhnya gencatan senjata yang rapuh yang dicapai bulan lalu. Situasi diplomatik yang semula damai kini berubah menjadi konfrontasi terbuka.
Eskalasi dimulai setelah Amerika Serikat menuduh Iran menyerang tiga kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz. Tuduhan itu mendorong Washington melancarkan gelombang serangan berturut-turut terhadap sasaran militer Iran di sepanjang pesisir selatan negara tersebut.
CENTCOM Incar Ratusan Fasilitas Militer dan Respons Iran
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi tersebut menyasar lebih dari 170 lokasi militer dalam dua hari. Target operasi udara ini meliputi:
Menurut CENTCOM, serangan itu bertujuan mencegah serangan lebih lanjut terhadap pelayaran internasional.
Namun, Teheran tidak tinggal diam melihat wilayahnya menjadi sasaran bom. Iran telah membalasnya dengan meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat di Bahrain dan Kuwait.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id