Internasional . 30/06/2026, 10:11 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, Apakah Bisa Terjadi di Indonesia?

Penulis : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

Dunia Diminta Perkuat Adaptasi

Sementara itu, Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) mengingatkan bahwa penggunaan pendingin ruangan secara masif bukan solusi utama menghadapi krisis panas karena berpotensi meningkatkan konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca.

UNEP mendorong penerapan solusi jangka panjang seperti memperbanyak ruang terbuka hijau, penanaman pohon, pembangunan kota yang lebih sejuk, serta penyediaan ruang perlindungan dari cuaca ekstrem.

Di sisi lain, BMKG mengimbau masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga hidrasi, mengurangi aktivitas berlebihan saat cuaca sangat terik, dan menjaga daya tahan tubuh selama musim kemarau.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id