News . 26/06/2026, 06:59 WIB
fin.co.id - Jumlah korban meninggal dunia akibat dua gempa bumi berkekuatan besar yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Kamis, pemerintah setempat melaporkan sedikitnya 164 orang meninggal dunia, sementara 971 lainnya mengalami luka-luka.
Penjabat Presiden Delcy Rodriguez mengatakan angka korban diperkirakan masih akan meningkat seiring proses pencarian dan evakuasi yang terus berlangsung. Sebelumnya, laporan awal pemerintah menyebut 32 orang meninggal dunia dan lebih dari 700 orang terluka setelah gempa bermagnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang negara tersebut pada Rabu malam.
Bencana ini menjadi salah satu gempa paling dahsyat yang pernah melanda Venezuela dalam lebih dari satu abad terakhir. Dampak kerusakan terjadi di berbagai wilayah, terutama di kawasan pantai Karibia bagian utara.
Pemerintah Venezuela juga telah menetapkan status darurat nasional menyusul besarnya kerusakan yang ditimbulkan. Selain itu, gempa sempat memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah di kawasan Karibia.
Di sisi lain, Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) memperkirakan masih terdapat potensi lonjakan jumlah korban. Berdasarkan analisis lembaga tersebut, terdapat kemungkinan sebesar 42 persen bahwa korban meninggal dapat mencapai kisaran 10.000 hingga 100.000 orang. Wilayah La Guaira, yang berada di dekat ibu kota Caracas, disebut sebagai daerah yang mengalami dampak paling parah.
Stasiun televisi lokal teleSur yang mengutip pernyataan Rodriguez melaporkan, tim penyelamat kini memusatkan upaya pada evakuasi warga yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan dan rumah yang ambruk akibat gempa.
Sementara itu, data teknis terbaru dari USGS menunjukkan wilayah utara Venezuela diguncang oleh rangkaian gempa ganda yang sangat kuat, sehingga memperparah tingkat kerusakan di daerah terdampak. *
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id