News . 26/06/2026, 08:55 WIB

Bank BSN Gelar Akad Massal 6.000 Rumah Subsidi, Percepat Penyaluran KPR FLPP

Penulis : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menggelar akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BSN Sejahtera untuk 6.000 unit rumah subsidi secara serentak di seluruh kantor cabang di Indonesia, Kamis (25 Juni 2026). Kegiatan terpusat berlangsung di Perumahan Siba Garden, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Pelaksanaan akad massal tersebut menjadi bagian dari langkah Bank BSN dalam mempercepat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi sekaligus mendukung program pemerintah untuk menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Direktur Kerjasama dan Kebijakan BP Tapera Alfian Arief, serta pimpinan sejumlah asosiasi pengembang perumahan, seperti REI, APERSI, APERNAS, dan HIMPERA.

Direktur Consumer Banking Bank BSN Mochamad Yut Penta mengatakan akad massal menjadi salah satu strategi perusahaan untuk mempercepat pencapaian target penyaluran KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang ditetapkan pemerintah pada tahun ini.

Menurutnya, pada 2026 Bank BSN memperoleh alokasi penyaluran sebanyak 73.700 unit KPR FLPP. Karena itu, pelaksanaan akad massal dinilai penting untuk mempercepat realisasi target sekaligus mendukung Program Tiga Juta Rumah yang menjadi prioritas pemerintah.

Realisasi penyaluran KPR FLPP Bank BSN hingga Juni 2026 telah mencapai 28.000 unit. Sementara itu, berdasarkan data BP Tapera per 24 Juni 2026, pangsa pasar KPR subsidi yang dikuasai Bank BSN mencapai 24,6 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan posisi Desember 2025 yang berada di level 21,32 persen.

Yut Penta menyebut peningkatan tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap kepemilikan rumah sekaligus menunjukkan aktivitas sektor properti yang terus bertumbuh.

Peserta akad massal berasal dari berbagai profesi, baik pekerja sektor formal maupun informal. Mereka terdiri atas guru, tenaga kesehatan, karyawan swasta, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, Bank BSN terus mendorong akses pembiayaan yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk pekerja informal yang memiliki pendapatan tidak tetap.

Di sisi lain, Bank BSN juga memperkuat layanan digital melalui aplikasi Bale Syariah. Aplikasi tersebut memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi secara digital dan real-time, mulai dari pembayaran tagihan listrik, air, hingga angsuran rumah.

Optimalisasi layanan digital itu menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kualitas pembiayaan sekaligus memitigasi risiko pembiayaan bermasalah pada segmen KPR subsidi. *

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id