Sport . 25/06/2026, 19:13 WIB
fin.co.id - Ekuador harus menghadapi laga hidup mati demi menjaga asa mereka di Piala Dunia 2026 saat menantang Jerman pada laga pamungkas Grup E di Stadion MetLife, Jumat, 26 Juni 2026 pukul 03.00 WIB.
Sebagai tim yang berada di ujung tanduk, La Tricolor, julukan Ekuador, menghadapi tantangan berat setelah awal yang mengecewakan di tanah Amerika Utara.
Sebaliknya, sang lawan, Die Mannschaft, justru datang dengan santai karena sudah menggenggam tiket lolos sebagai juara grup.
Saat ini, Ekuador terancam pulang lebih awal untuk keempat kalinya dari lima partisipasi mereka di Piala Dunia.
Mengantongi hanya satu poin dari dua laga awal akibat hasil minor kontra Pantai Gading dan Curacao membuat posisi anak asuh Sebastian Beccacece sangat sulit.
Mereka sempat tidak beruntung saat tiga peluang membentur tiang gawang sebelum kebobolan di menit ke-90 saat kalah 0-1 dari Pantai Gading di laga pertama.
Nasib sial berlanjut akhir pekan lalu ketika mereka ditahan imbang tanpa gol oleh Curacao, meski mendominasi dengan melepaskan 27 tembakan yang 15 di antaranya dimentahkan kiper Eloy Room.
Hasil kacamata seolah menjadi identitas yang melekat pada Ekuador. Sejak Juli 2024, mereka telah mencatatkan sembilan laga yang berakhir dengan skor 0-0, termasuk lima dari delapan laga uji coba dan delapan kali imbang selama kualifikasi zona Conmebol.
Kini, tim peringkat 30 dunia tersebut berada di posisi ketiga Grup E, hanya unggul selisih gol dari Curacao.
Ekuador wajib menang atas Jerman jika ingin lolos ke babak 32 besar. Hasil imbang dengan tambahan satu poin hampir pasti tidak cukup untuk membawa mereka lewat jalur peringkat ketiga terbaik.
Di kubu lawan, Jerman sedang terbang tinggi. Setelah menggilas Curacao 7-1, mereka menunjukkan mental baja saat membalikkan keadaan untuk menang 2-1 atas Pantai Gading.
Sosok Deniz Undav keluar sebagai pahlawan lewat dua golnya dari bangku cadangan.
Penyerang Stuttgart ini telah terlibat dalam lima gol hanya dalam dua laga, menyamai rekor legendaris Roger Milla bersama Kamerun pada Piala Dunia 1990.
Kendati belum menunjukkan permainan terbaik yang mengalir cair, Jerman saat ini berstatus sebagai tim paling produktif di turnamen dengan torehan sembilan gol.
Jika berhasil menjinakkan Ekuador, Jerman akan menyamai rekor kemenangan beruntun terpanjang sepanjang sejarah mereka (12 laga) yang pernah dicetak era Jerman Barat antara Mei 1979 hingga Juni 1980.
Menjelang laga ini, Ekuador beruntung karena tampil dengan kekuatan penuh tanpa kendala cedera. Beccacece tampaknya tidak akan merombak total timnya.
Alan Franco yang sebelumnya diplot sebagai bek tengah saat melawan Curacao kemungkinan dikembalikan ke posisi aslinya di lini tengah untuk berduet dengan bintang Chelsea, Moises Caicedo, dan Pedro Vite. Hal ini membuat posisi Jordy Alcivar terancam.
Di sektor serang, striker gaek berusia 36 tahun, Enner Valencia, yang hanya butuh satu gol lagi untuk mencetak gol ke-50 bagi negaranya, akan diandalkan untuk mendobrak kebuntuan, kemungkinan didampingi oleh Gonzalo Plata.
Sementara itu, kabar buruk menimpa lini belakang Jerman setelah bek tengah Nico Schlotterbeck dipastikan absen di sisa turnamen akibat cedera pergelangan kaki.
Pelatih Julian Nagelsmann diprediksi akan merotasi skuad secara besar-besaran karena posisi mereka yang sudah aman.
Kiper Oliver Baumann, bek kiri David Raum, serta trio gelandang Leon Goretzka, Angelo Stiller, dan Nadiem Amiri berpeluang besar tampil sejak menit awal.
Di lini depan, Deniz Undav berpotensi tampil sebagai starter menggantikan Kai Havertz, didukung Jamie Leweling dan Maximilian Beier di sektor sayap.
Ekuador dikenal memiliki pertahanan yang cukup solid dan sulit ditembus. Namun, tumpulnya lini serang mereka menjadi alarm bahaya sebelum menghadapi Jerman yang menjadi tim paling subur di turnamen saat ini.
Walau Jerman melakukan rotasi besar-besaran, kedalaman materi pemain Die Mannschaft dinilai masih terlampau mewah bagi La Tricolor.
Ekuador tampaknya harus berjuang ekstra keras agar tidak menjadi tim Amerika Selatan berikutnya yang menyudahi Piala Dunia tanpa mencetak gol.
Prediksi Skor: Ekuador 0-2 Jerman
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id