Internasional . 25/06/2026, 14:41 WIB

Gempa Beruntun Hantam Venezuela, Sedikitnya 32 Orang Tewas

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

fin.co.id - Dua gempa bumi besar yang terjadi hanya dalam selang waktu kurang dari satu menit mengguncang Venezuela pada Rabu malam waktu setempat. Bencana ini menewaskan sedikitnya 32 orang dan melukai sekitar 700 lainnya, sementara tim penyelamat masih terus mencari korban yang diduga terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

Gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 terjadi sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Tidak lama kemudian, gempa kedua yang lebih kuat dengan magnitudo 7,5 kembali mengguncang wilayah utara negara itu. Menurut data geologi Amerika Serikat (USGS), kedua gempa tersebut terjadi di dekat perbatasan lempeng Karibia dan Amerika Selatan.

Caracas dan La Guaira Mengalami Kerusakan Parah

Dampak terparah dilaporkan terjadi di ibu kota Venezuela, Caracas, serta wilayah pesisir La Guaira. Sejumlah bangunan bertingkat runtuh, jalan-jalan dipenuhi puing, dan ribuan warga terpaksa mengungsi ke area terbuka karena khawatir terjadi gempa susulan.

Salah satu bangunan yang menjadi simbol kehancuran akibat bencana ini adalah Hotel Eduard's di La Guaira. Hotel setinggi 10 lantai tersebut dilaporkan ambruk hingga rata dengan tanah setelah guncangan besar terjadi. Operasi pencarian korban masih berlangsung di lokasi.

Banyak warga mengaku mendengar suara ledakan jaringan listrik dan melihat awan debu tebal ketika bangunan-bangunan mulai runtuh. Sejumlah kawasan juga mengalami pemadaman listrik dan gangguan komunikasi.

Status Darurat Nasional Ditetapkan

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, menetapkan status darurat nasional setelah menerima laporan kerusakan dari berbagai wilayah. Pemerintah juga menghentikan sementara layanan metro dan kereta api serta menutup bandara internasional utama akibat kerusakan infrastruktur.

Sekolah-sekolah diliburkan hingga akhir pekan untuk memudahkan proses evakuasi dan pemeriksaan bangunan. Beberapa fasilitas publik bahkan dialihfungsikan menjadi tempat penampungan sementara bagi warga terdampak.

Tim Penyelamat Berpacu dengan Waktu

Ratusan petugas penyelamat dikerahkan untuk mencari korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan. Rekaman dari berbagai lokasi menunjukkan tim SAR bekerja sepanjang malam menggunakan alat berat dan peralatan pencarian khusus.

Laporan awal juga menyebutkan lebih dari 20 gempa susulan telah terjadi sejak gempa utama mengguncang Venezuela. Kondisi ini membuat banyak warga memilih bertahan di luar rumah karena takut bangunan yang sudah retak akan roboh sewaktu-waktu.

Bantuan Internasional Mulai Berdatangan

Sejumlah negara segera menawarkan bantuan kemanusiaan. Amerika Serikat mengumumkan pengiriman tim pencarian dan penyelamatan, bantuan medis, serta dukungan logistik untuk mempercepat penanganan korban. Negara-negara Amerika Latin seperti Meksiko, Ekuador, Brasil, dan El Salvador juga menyatakan kesiapan membantu Venezuela menghadapi krisis ini.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id