Internasional . 24/06/2026, 23:53 WIB

Iran Klaim Kesepakatan Akhiri Perang Timur Tengah Sebagai Deklarasi Kekalahan AS

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana
Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Babak baru perdamaian di kawasan bergejolak kini resmi terbuka. Kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang Timur Tengah merupakan sebuah "deklarasi kekalahan Amerika." Pernyataan tegas tersebut keluar dari mulut Mohammad Bagher Ghalibaf, kepala tim negosiasi Iran, pada Rabu, 24 Juni 2026.

Negara para mullah tersebut menegaskan bahwa keberhasilan diplomatik ini bukan karena mereka tunduk pada kekuatan barat.

"Kesepahaman Islamabad bukanlah hasil dari tekanan dan paksaan, melainkan hasil dari perlawanan dan otoritas bangsa Iran yang berani," kata Ghalibaf, merujuk pada teks yang diselesaikan melalui mediasi Pakistan.

Melalui teks yang rampung berkat bantuan mediasi dari Pakistan tersebut, pihak Teheran merasa berada di atas angin dalam posisi tawar politik global.

"Itulah mengapa, Memorandum Kesepahaman Islamabad menjadi deklarasi kekalahan Amerika," katanya, menambahkan bahwa keamanan di Timur Tengah harus dijamin oleh negara-negara di kawasan tersebut.

Fokus pada Interaksi dan Hidup Berdampingan di Baku

Ghalibaf menyampaikan pidato politiknya tersebut saat menghadiri sebuah konferensi penting di Baku, ibu kota Azerbaijan, pada hari Rabu. Saluran televisi resmi Iran juga menyiarkan secara langsung seluruh rangkaian acara tersebut ke publik.

Dalam forum internasional itu, ia menjabarkan visi jangka panjang negaranya mengenai peta stabilitas keamanan di kawasan pasca-perang. Pihaknya kini menawarkan pendekatan yang lebih lunak demi tercapainya hubungan bilateral yang sehat antarnegara tetangga.

"Kami melihat masa depan kawasan ini bukan dalam konfrontasi tetapi dalam interaksi, dan bukan dalam penghapusan tetapi dalam hidup berdampingan," ujarnya.

Masa Depan Lebanon Jadi Kunci Utama Perdamaian

Meskipun kesepahaman di Pakistan sudah tercapai, pihak Teheran memberikan catatan khusus yang mengikat. Negosiator utama Iran tersebut menegaskan kembali bahwa terciptanya perdamaian di Lebanon merupakan pilar fundamental atau fondasi paling utama untuk bisa mencapai kesepakatan definitif akhir dengan Washington.

Bagi mereka, situasi keamanan di negara sekutunya tersebut memiliki bobot nilai yang setara dengan kedaulatan tanah air mereka sendiri.

“Bagi kami, gencatan senjata di Lebanon sama pentingnya dengan gencatan senjata di Iran, dan berakhirnya perang di Lebanon sama pentingnya dengan berakhirnya perang di Iran.”

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id