Internasional . 23/06/2026, 17:03 WIB
Putaran negosiasi di Swiss akhir pekan ini memicu harapan baru bagi penyelesaian konflik yang langgeng sekaligus menekan gejolak harga minyak dunia. Proses diplomasi yang dimediasi oleh Pakistan dan Qatar ini menargetkan penyusunan dokumen kesepakatan akhir dalam kurun waktu 60 hari, yang dapat diperpanjang jika diperlukan.
Aktivitas diplomasi terus bergerak cepat pada hari Selasa. Presiden Iran Masoud Pezeshkian dijadwalkan langsung bertolak menuju Pakistan pasca-pembicaraan di Swiss.
Di pihak lain, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga dijadwalkan memulai kunjungan kerja ke Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Bahrain. Menurut juru bicaranya, Tommy Pigott, kunjungan Rubio tersebut bertujuan untuk membahas kesepakatan ini serta mengupayakan jaminan transit yang aman dan bebas sepenuhnya di Selat Hormuz.
Mediator Pakistan dan Qatar menyatakan bahwa negosiator dari kedua negara telah menyepakati peta jalan menuju kesepakatan akhir dalam waktu 60 hari. "Kemajuan yang menggembirakan telah dicapai," ungkap perwakilan mediator, termasuk pembentukan saluran kontak maritim guna menghindari salah komunikasi.
Terkait pengawasan nuklir, Vance menyebut bahwa Iran akan mengizinkan kembali inspektur nuklir PBB untuk memasuki negara mereka. Namun, pernyataan ini sedikit berbeda dengan penjelasan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei.
"Diskusi yang sangat singkat telah terjadi mengenai masalah nuklir, tetapi tidak ada diskusi tentang detailnya," ujar Baqaei.
Sebagai catatan, Iran menangguhkan inspeksi nuklir—yang awalnya diatur dalam perjanjian tahun 2015 sebelum dibatalkan oleh Trump pada 2018—setelah aksi pemboman fasilitas mereka oleh Israel dan AS pada Juni 2025. Sejak peristiwa tersebut, inspektur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) belum bisa mengunjungi lokasi terdampak.
Kondisi ini memicu keraguan mendalam mengenai status persediaan uranium yang diperkaya tinggi milik Iran, yang menjadi poin utama perselisihan dengan Washington. Teheran sendiri konsisten membantah tuduhan pembuatan senjata nuklir dan tetap menuntut hak pengembangan siklus bahan bakar nuklir sipil secara penuh.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id